Berita

Konsolidasi Akbar ribuan tokoh ulama dan relawan di wilayah Priangan Timur/RMOLJabar

Politik

Ribuan Ulama dan Relawan Tasikmalaya Konsolidasi Menangkan Amin di Priangan Timur

RABU, 27 DESEMBER 2023 | 04:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL. Konsolidasi Akbar ribuan tokoh ulama dan relawan wilayah Priangan Timur membahas strategi pemenangan pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) digelar di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pertemuan ribuan tokoh ulama dan relawan di wilayah Priangan Timur berlangsung di Mekarsari, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (26/12) itu dihadiri jajaran Timnas Amin, caleg, serta ratusan relawan Amin di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.

"Ya hari ini Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan tokoh ulama dan relawan di Priangan Timur secara sukarela bekerja keras untuk pasangan AMIN menang satu putaran di Pemilu 2024 mendatang," kata Kapten Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), Yusuf Muhammad, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (26/12).


Menurut Yusuf, dukungan yang dilakukan para relawan selama ini diberikan secara sukarela dan mereka menginginkan adanya perubahan.

"Dukungan mereka secara sukarelawan dan sebagai tanda perjuangan dengan memukul ratusan kentongan sebagai simbol pergerakan perubahan dan berjanji akan mendukung Amin Presiden 2024," terang dia.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Kelompok Solidaritas Indonesia (KSI), Solihin Nurdin menjelaskan, konsolidasi tokoh ulama dan para relawan ini sangat luar biasa gerakannya, yang menginginkan adanya perubahan.

Solihin menambahkan, kegiatan pemenangan Anies-Muhaimin Iskandar (Pemanis) yang ditandai dengan memukul kentongan itu merupakan simbol perubahan dan perjuangan para relawan Amin di Priangan Timur.

"Ya mereka juga berjanji dan akan bergerak memenangkan Amin, nomor urut 1 menang, dan kegiatan yang dilakukan secara sukarela hingga tidak ada donatur dari tim kampanye daerah (TKD) tapi mereka bergotong royong," tutup Solihin Nurdin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya