Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam temu wicara bersama penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino, di Kantor Pos Cabang Utama Yogyakarta, Minggu (24/12).

Nusantara

Atasi Dampak El Nino bagi Kelompok Rentan, Pemerintah Salurkan BLT

MINGGU, 24 DESEMBER 2023 | 17:22 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Memasuki penghujung 2023, kondisi perekonomian global masih dibayangi berbagai tantangan dan ketidakpastian, termasuk fenomena anomali cuaca El Nino yang harus terus diwaspadai.

El Nino merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normal yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah hingga timur.

Pemanasan SML itu meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan mengurangi curah hujan di wilayah sekitarnya, termasuk di Indonesia.


Lebih jauh, dampak signifikan El Nino di Indonesia yang dapat terjadi, antara lain kekeringan, kekurangan air bersih, gagal panen, serta kebakaran hutan dan lahan.

“Jadi kenapa kita berikan, karena tadi kering terus, maka kita antisipasi harga-harga akan ada kenaikan, tapi Alhamdulillah pemerintah bisa menjaga harga beras relatif stabil, minyak goreng stabil, sehingga kita bantu untuk penyangga,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Temu Wicara Bersama Masyarakat Yogyakarta, penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino, di Kantor Pos Cabang Utama Yogyakarta, Minggu (24/12).

Menko Airlangga terjun langsung ke masyarakat, memastikan ketepatan penyaluran dan sekaligus menyaring aspirasi masyarakat terkait kemanfaatan dan keberlanjutan program bantuan tersebut.

Dengan total anggaran mencapai Rp7,52 triliun, BLT El Nino telah disalurkan Pemerintah mulai November hingga Desember 2023 dengan besaran Rp400 ribu per 2 bulan atau Rp200 ribu per bulan.

Penyaluran BLT El Nino menyasar 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan untuk Kota Yogyakarta tercatat 22.810 KPM dengan total bantuan yang disalurkan sebesar Rp9,12 miliar.

Secara keseluruhan, hingga 21 Desember 2023, BLT El Nino telah disalurkan sejumlah Rp6,72 triliun atau mencapai 89,36% dan sebesar Rp795 juta bantuan sedang dalam proses penyaluran, sehingga diharapkan pada akhir 2023 seluruh bantuan telah tersalurkan dengan tepat sasaran.

Pada kesempatan itu, Menko Airlangga berdialog langsung dengan 5 penerima BLT El Nino dari Kelurahan Muja Muju, Kota Yogyakarta. Kelima penerima yang merupakan pekerja informal dan ibu rumah tangga itu menyampaikan, program BLT El Nino yang diberikan sangat membantu dan dibutuhkan masyarakat, terutama
untuk pemenuhan kebutuhan pokok.

Program itu juga telah berjalan baik, sehingga penerima bantuan berharap agar BLT itu dapat dilanjutkan untuk 2024.

Menko Airlangga menuturkan, selain memberikan BLT El Nino, Pemerintah juga telah memberikan sejumlah bantuan sosial lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH) hingga bantuan pangan berupa pemberian beras 10 kilogram.

Upaya tersebut merupakan bentuk kehadiran Pemerintah dalam menjaga daya beli dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama bagi kelompok rentan, serta menjadi bentuk implementasi dari penerapan ekonomi Pancasila.

Dalam sesi doorstop, Menko Airlangga menerangkan kepada awak media, bahwa Pemerintah menggandeng PT Pos Indonesia untuk penyaluran BLT, mengingat jaringannya yang berada pada setiap kota/kabupaten sehingga diharap dapat mendorong ketepatan sasaran.

Selain itu PT Pos Indonesia juga telah berpengalaman dalam menyalurkan bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) saat pandemi Covid-19 lalu.

“Saya ke lapangan kita tanyakan langsung ke masyarakat, perlu dilanjutkan atau tidak, apakah ini tepat sasaran, dan tadi setelah dicek dengan dialog ternyata mereka sangat membutuhkannya,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir pada kesempatan itu, di antaranya anggota DPR RI, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Ferry Irawan, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, Perwakilan Direktorat Pemberdayaan Kelompok Rentan Kementerian Sosial Hadi Waluyo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono, serta Kepala Regional IV Pos Indonesia Helly Siti Halimah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya