Berita

Ketua Tim Kampanye Daerah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar Jawa Barat (TKD Amin Jabar), Haru Suandharu/Net

Politik

Tanggapi Lelucon Zulhas, Ketua TKD Amin Jabar: Elite harus Jadi Teladan

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 03:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu 2024 harus disikapi santai serta menyenangkan. Para elite politik diminta tidak mengeluarkan narasi-narasi yang justru membuat gaduh publik.

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Kampanye Daerah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar Jawa Barat (TKD Amin Jabar), Haru Suandharu saat merespons lelucon Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan soal masyarakat yang diam tidak membaca “amin” setelah surah al-Fatihah dilafalkan imam.

“Jangan terlalu serius. Namanya pesta kan happy. Everybody happy,” ujar Haru Suandharu, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (21/12).


Sambung dia, para elite politik seharusnya memberikan edukasi dan contoh yang baik bagi masyarakat. Sehingga, masyarakat bisa semakin dewasa dalam menjalani pesta demokrasi.

“Makanya saya khawatirkan elite ngasih contoh gak bener, karena grassroot gimana elite. Justru elite harus kasih contoh sebagai teladan. Jangan sampai nanti elite ditegur rakyat,” tegasnya.

Dalam potongan video yang beredar, Zulhas mengatakan, sekarang ada orang-orang yang tidak lagi mengucapkan kata “amin” setelah surat al-Fatihah dibacakan imam karena menghindari potensi mendukung salah satu capres.

Bukan cuma itu, orang-orang tersebut juga tidak lagi mengacungkan satu telunjuk saat tahiyat, melainkan dua jari demi menunjukkan cintanya kepada Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto.

“Jangan lah, maksud saya biarlah salatnya begitu, biarlah Amin begitu. Mari kita adu gagasan saja. Sok apa dari pasangan capres lain gagasannya. Mending gitu daripada ngadu tahiyat,” tegasnya lagi.

Di sisi lain, Haru juga mengingatkan pendukung Amin tidak menanggapi serius kelakar tersebut. Dia justru mengajak untuk tetap fokus memenangkan Amin di Pilpres 2024.

“Santai aja, semua juga sudah ada garisnya. Kalau garisnya harus menang, gak akan bisa dihalang-halang. Sekarang mah udah aja kita laksanakan pemilu, pesta demokrasi,” tandas Haru. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya