Berita

Ketua DPW Partai Nasdem DKI Jakarta, Nurcahyo Anggorojati dan Ketua Komisi Informasi Provinsi (KIP) DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat/Ist

Politik

Nasdem Jakarta Raih Anugerah KIP Tiga Kali Beruntun

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 22:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DPW Partai Nasdem DKI Jakarta kembali meraih penghargaan sebagai Badan Publik Kategori Partai Politik Informatif dari Komisi Informasi Provinsi (KIP) DKI Jakarta.

Penghargaan ini diraih setelah melalui proses penilaian, monitoring, dan evaluasi kepada 200-an badan publik, termasuk sejumlah partai politik peserta Pemilu 2024.

Ketua DPW Partai Nasdem DKI Jakarta, Nurcahyo Anggorojati menilai, penghargaan ketiga kalinya ini adalah sebuah bentuk kepercayaan dari publik, serta bukti komitmen sebagai partai yang demokratis dan terbuka.


"Ini merupakan suatu kehormatan bagi Partai Nasdem DKI Jakarta dipercaya kembali untuk menerima penghargaan," kata politikus yang akrab disapa Yoyok tersebut, Kamis (21/12).

Yoyok mengungkapkan, upaya yang dilakukan partainya soal transparansi, salah satu unggulannya adalah melakukan banyak terobosan dan pengembangan dalam sistem informasi secara komprehensif di website Nasdem Jakarta.

Selanjutnya, Yoyok menjelaskan bahwa keterbukaan informasi ini wajib dilakukan mengingat pada momentum Pemilu 2024, masyarakat akan mencari tahu tentang partai dan kader yang akan dipilihnya.

"Keterbukaan informasi adalah hal yang wajib dilakukan untuk memenuhi hak publik, apalagi oleh partai politik," kata Yoyok.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi (KIP) DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat, menyoroti pentingnya pelaksanaan monitoring dan evaluasi (Monev) sebagai langkah krusial dalam menilai keterbukaan informasi publik.

‘’Tujuannya adalah memastikan bahwa pelayanan informasi publik yang diberikan memiliki kualitas, yang nantinya akan berdampak pada pengukuran tingkat keberhasilan pelaksanaan keterbukaan informasi publik, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional," ujar Harry.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya