Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo/Istimewa

Politik

Penurunan Elektabilitas PDIP Akibat Berpisah dengan Jokowi

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 14:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kekecewaan masyarakat terhadap PDI Perjuangan karena sudah tidak sejalan dengan Presiden Joko Widodo dinilai menjadi faktor utama penurunan elektabilitas partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

Menurut analis politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, banyak loyalis Jokowi yang kecewa dengan PDIP, dan kemudian beralih ke Partai Gerindra.

“Elektabilitas menurun mungkin karena masyarakat kecewa dengan PDIP. Sakit (hati) dan beralih ke partai lain,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/12).


Lanjut Ujang, Jokowi makin tak seiring sejalan dengan PDIP sejak Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto yang notabene adalah Ketua Umum Partai Gerindra.

“Lalu bisa jadi karena PDIP dengan Jokowi sudah cerai, berpisah, maka di situlah PDIP sering menyerang Jokowi. Sehingga menambah kekalahan itu, dari Gerindra,” jelas Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini.

“Wajar saja jika elektabilitas PDIP keok, dikalahkan oleh Gerindra,” tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya