Berita

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep (kiri)/RMOL

Politik

Ujang Komarudin: Kaesang Sedang Perang Urat Saraf dengan PDIP

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 20:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sindiran Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, kepada Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, dinilai sebagai perang urat saraf antara Kaesang dengan PDI Perjuangan.

Pernyataan itu disampaikan pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, Selasa (19/12), menyoal pernyataan Kaesang yang menganggap Ganjar Pranowo membingungkan dan tidak jelas visi dan misinya saat debat Capres.

Dia mengaku tak mengerti apa maksud pernyataan Kaesang soal Ganjar yang membingungkan. Namun, sepanjang yang ia pahami, Kaesang sedang menabuh genderang perang terhadap PDI Perjuangan.


"Saya tidak tahu konteks bingungnya di mana, yang jelas Kaesang sedang perang urat saraf dengan PDIP," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Menurutnya, putra bungsu Presiden Joko Widodo itu terkesan sedang rajin mengkritisi Ganjar dan PDIP.

"Akhir-akhir ini Kaesang selalu mengkritik Ganjar. Kemarin menganggap Ganjar nggak jelas posisinya di debat, kalau Prabowo keberlanjutan, Anies perubahan, Ganjar gak jelas. Tapi kritiknya itu membuat bingung masyarakat," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya