Berita

Grand Final Ajang Putra Putri Tenun Songket Indonesia 2023/Ist

Nusantara

Grand Final Putra Putri Tenun Songket Indonesia 2023, Cetak Duta Bangsa Berkarakter yang Siap Kembangkan Budaya Daerah

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 12:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Yayasan Putra Putri Tenun Songket Indonesia (PPTSI) sukses menggelar acara Grand Final Ajang Putra Putri Tenun Songket Indonesia 2023.

Bertempat di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (18/12), ajang ini melahirkan banyak putera-puteri berbakat.

Ajang Putra Putri Tenun Songket Indonesia tahun ini pada awalnya diikuti 28 peserta dari berbagai provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Bangka Belitung, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Maluku, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya. Mereka telah menjalani karantina selama 5 hari.


Ada lima kriteria penilaian yang menjadi pegangan juri. Pertama adalah pengetahuan budaya khususnya tentang tenun dan songket. Kedua adalah wawasan kebangsaan yang menjadikan mereka pemuda berkarakter. 
Ketiga adalah kuat dalam sisi ilmu baik itu tentang budaya, wawasan kebangsaan, etika, moral, pengetahuan politik, pengetahuan bahasa asing (terutama bahasa Inggris). Keempat adalah kemampuan public speaking. Dan kelima adalah pemahaman yang baik seputar ekonomi dan bisnis (kemampuan entrepreneur).
Founder Yayasan PPTSI dan ketua dewan  juri, Anna Mariana, menegaskan bahwa dengan berbagai kriteria penilaian tersebut, para pemenang dapat menjadi duta bangsa yang berkarakter.

Untuk pembekalan pengetahuan politik menjadi hal baru dalam ajang Putra Putri Tenun Songket Indonesia di tahun ketiga penyelenggaraannya. Menurut Anna, hal ini selaras dengan semakin tingginya antusiasme kaum muda terhadap politik.

Tentang visi dan misi dilaksanakannya Putra Putri Tenun Songket Indonesia, Anna menegaskan bahwa ajang ini bertujuan mendorong dan memberi solusi untuk daerah-daerah di Indonesia agar mampu melestarikan, mengembangkan, dan memajukan budaya masing-masing.

“Putra Putri Tenun Songket Indonesia yang lahir setiap tahun adalah duta bangsa yang mewakili setiap provinsi untuk membantu pemerintah daerah dan perajin daerah, hal utama yang saya tekankan adalah komitmen mereka ketika mengikuti ajang ini, karena itulah Putra Putri Tenun Songket Indonesia menandatangani pakta integritas untuk mensosialisasikan visi dan misi Yayasan PPTSI, mereka punya tanggung jawab moral membantu yayasan, dan sinergi yang terbangun baik menandakan kami tidak sendirian,” pungkas Anna.

Dewan juri akhirnya memilih Muhammad Gerhan Lantara yang berasal dari Lampung dan Ida Ayu Gabriella Sanjaya yang berasal dari Jawa Timur sebagai pemenang Putra Putri Tenun Songket Indonesia 2023.

Ditemui usai acara grand final, kedua pemenang menyampaikan harapan mereka untuk generasi muda.

“Harapan saya, generasi muda dapat menambah wawasan dan kepedulian terhadap kain wastra terutama tenun dan songket, bahwa wastra adalah warisan budaya yang harus kita lestarikan,” ucap Gerhan.

“Dan kita sebagai generasi muda juga harus mampu meningkatkan pengetahuan tentang tenun dan songket serta mewariskan kekayaan tenun dan songket di Indonesia,” ujar Gabriella.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya