Berita

Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto/Repro

Politik

Lawan Prabowo Bukan Cuma Antar Capres, tapi Negara Asing

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 22:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Lawan politik Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 diyakini bukan hanya sesama calon presiden, melainkan dengan negara asing.

Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi mengatakan, komitmen Prabowo yang akan melanjutkan sejumlah program pemerintahan Joko Widodo jadi salah satu alasan negara asing akan terlibat di Pilpres 2024.

Salah satunya soal program hilirisasi Presiden Joko Widodo yang akan dilanjutkan Prabowo. Menurut Teddy, komitmen tersebut tidak akan disukai pihak asing yang selama ini menguasai sumber daya alam Indonesia.


"Negara-negara asing yang hingga hari ini masih melawan Jokowi terkait hilirisasi tidak ingin Prabowo menjadi presiden. Mereka ingin Presiden Indonesia selanjutnya orang yang berseberangan dengan Jokowi," kata Teddy dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/12).

Teddy menduga, pihak asing memiliki kepentingan untuk menggagalkan Prabowo sebagai Presiden 2024. Apalagi dalam proyek hilirisasi, Prabowo-Gibran punya misi besar agar Indonesia tidak lagi mengekspor bahan mentah ke luar negeri, melainkan sudah dalam bentuk produksi.

"Tentu perlawanan Prabowo-Gibran bukan hanya sesama capres-cawapres lain, tapi juga pihak asing yang selama ini selalu berupaya agar hilirisasi dibatalkan," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya