Berita

Warga di Gaza berebut makan di tengah gempuran Israel/Net

Dunia

HRW: Israel Sengaja Bikin Warga Gaza Kelaparan

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 18:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Human Rights Watch (HRW) menuduh pemerintah Israel sengaja membuat warga sipil di Gaza kelaparan sebagai bagian dari upaya menyerang Palestina.

Tuduhan tersebut dilayangkan HRW dalam sebuah laporan yang terbit pada Senin (18/12).

"Pemerintah Israel menggunakan kelaparan warga sipil sebagai metode peperangan di Jalur Gaza yang diduduki, yang merupakan kejahatan perang," kata HRW, seperti dikutip Al Arabiya.


Menurut laporan HRW, pasukan Israel sengaja memblokir pengiriman air, makanan, dan bahan bakar yang membuat warga Gaza sangat sulit mendapat bantuan kemanusiaan.

Di sisi lain, serangan Israel juga menghancurkan wilayah pertanian. Sementara tentara merampas benda-benda yang sangat diperlukan oleh penduduk sipil untuk kelangsungan hidup mereka.

Sebagai tanggapan, pemerintah Israel menyebut HRW sebagai organisasi anti-Semit dan anti-Israel.

"Human Rights Watch tidak mengutuk serangan terhadap warga Israel dan pembantaian tanggal 7 Oktober dan tidak memiliki dasar moral untuk membicarakan apa yang terjadi di Gaza jika mereka menutup mata terhadap penderitaan dan hak asasi warga Israel," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Israel, Lior Haiat.

Perang Gaza terjadi ketika Hamas menyerang Israel pada tanggal 7 Oktober, dan menewaskan 1.139 orang, sebagian besar warga sipil, serta menculik sekitar 250 orang.

Israel kemudian melakukan serangan balasan tanpa henti hingga membunuh lebih dari 18.800 orang di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya