Berita

residen RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida bertemu di Istana Akasaka, Tokyo pada Sabtu, 16 Desember 2023/Ist

Global

Negosiasi Kesepakatan Baru IJEPA Rampung, Ini Keuntungan untuk Indonesia

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 06:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia dan Jepang akhirnya telah berhasil merampungkan proses perundingan Protokol Perubahan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).

Rampungnya negosiasi ini disambut baik oleh kedua pemimpin, Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, ketika bertemu di Istana Akasaka, Tokyo pada Sabtu (16/12).

Dijelaskan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam press briefing pada hari yang sama, proses perundingan Protokol Perubahan IJEPA telah memakan waktu yang cukup lama, yaitu sejak 2019.


"Saat ini tengah dilakukan proses legal scrubbing untuk penyamaan konteks bahasa hukum. Setelah proses ini selesai, akan dilakukan proses penerjemahan dan ratifikasi di Parlemen sesuai prosedur masing-masing negara," jelas Retno.

Retno mengurai, kesepakatan baru IJEPA ditargetkan dapat diimplementasikan pada kuartal pertama tahun 2024.

Adapun Indonesia mendapat berbagai keuntungan dalam Protokol Perubahan IJEPA, seperti adanya perbaikan akses pasar Indonesia di Jepang, termasuk untuk eliminasi tarif produk perikanan olahan Indonesia.

"Kemudian, perluasan akses pasar perbankan. Dan kerja sama New MIDEC atau Manufacturing Industrial Development Center yang dapat mendukung industri Indonesia menjadi basis produksi kawasan," tutup Retno.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya