Berita

Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dalam debat perdana yang digelar KPU RI/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Ganjar Singgung 13 Orang Hilang, Prabowo: Itu Tendensius Pak!

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 23:06 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Perdebatan panas terjadi antara Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto berkaitan penanganan kasus Hak Asasi Manusia (HAM).

Perdebatan panas dipicu oleh pertanyaan Ganjar terkait pelanggaran HAM di masa lalu, termasuk soal hilangnya 13 orang pada tahun 1997-1998.

Menurut Ganjar, Ketua Umum Partai Gerindra itu tidak menjawab dengan tegas soal pembentukan pengadilan HAM.


"Kalau saya jadi presiden Pak, saya akan bereskan ini (kasus HAM) Pak, agar dalam kontestasi Pilpres berikutnya ini tidak akan muncul lagi karena presidennya tegas menuntaskan pekerjaan itu pada eranya," ujar Ganjar dalam debat perdana yang digelar KPU RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12).

Mendengar pernyataan tersebut, Prabowo menilai apa yang disampaikan capres yang diusung PDIP ini tendensius.

"Loh kok, saya dibilang tidak tegas. Saya akan tegakkan hak asasi manusia. Masalah yang bapak tanyakan agak tendensius. Kenapa yang 13 orang yang hilang pada saat itu ditanyakan kepada saya? Itu tendensius Pak Ganjar," tegas Prabowo.

Dalam sesi sebelumnya, Prabowo yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI ini justru menjadi orang yang paling keras membela HAM. Bahkan, hal itu terbukti dengan masuknya para aktivis yang kini mendukung pemenangan Prabowo-Gibran.

"Saya sangat keras membela HAM, nyatanya orang-orang yang dulu ditahan, tapol-tapol (tahanan politik) yang katanya saya culik, sekarang ada di pihak saya, membela saya," tegas Prabowo disambut riuh tepuk tangan hadirin.

"Masalah HAM jangan dipolitisasi, Mas Ganjar," tutup Prabowo.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya