Berita

Debat Pilpres 2024/Net

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Prabowo Singgung Pupuk Langka, Ganjar: Bapak Pernah Menjadi Ketua HKTI, Data Petani Tidak Beres

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 20:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Saling sanggah masalah pupuk langka, menjadi penghangat di antara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto dalam sesi debat berdana di KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12).

Pada sesi ini, Ganjar menjawab pertanyaan tentang pelayanan publik pada kelompok rentan, serta program strategis untuk pelayanan publik berkeadilan.

Menjawab pertanyaan itu, Ganjar menceritakan pengalamannya sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode. Dia memastikan, semua kebijakan kala itu melibatkan partisipasi publik yang memadai.


"Saya punya pengalaman, mengajak partisipasi publik agar pengambil keputusan peduli, kesetaraan dalam pembangunan itu akan merepresentasikan yang mereka harapkan. Sehingga tidak ada protes," kata Ganjar.

Menyanggah jawaban Ganjar, Prabowo memberikan pertanyaan dan menyinggung kelompok rentan, yakni petani yang mengeluhkan kelangkaan pupuk.

"Yang saya dapat saat keliling di Jawa Tengah, petani sangat sulit dapat pupuk, mereka mengeluh kartu tani mempersulit dapat pupuk, sebetulnya mereka ingin pupuk, pengadaan disederhanakan," kata Prabowo.

Pertanyaan Prabowo, dijawab tegas Ganjar dengan menyebut kelangkaan sebetulnya tidak di Jawa Tengah. Tetapi, di wilayah di luar Pulau Jawa.

"Pupuk langka terjadi di Papua, NTT, NTB termasuk bensin," katanya.

Ganjar justru mempertanyakan soal data petani pada Prabowo. Mengingat, Prabowo pernah menjadi Ketua Umum DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) selama 2 periode.

"Bapak pernah menjadi HKTI, data petani kita tidak pernah beres, kalau data itu sama, maka bisa teratasi (pupuk langka)," tandasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya