Berita

Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Misi Prabowo untuk Papua: Perkuat Aparat Hukum

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 20:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penguatan aparat hukum menjadi salah satu solusi yang ditawarkan Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dalam menjawab masalah konflik dan kekerasan di Papua.

Prabowo menuturkan, kekerasan yang terjadi di tanah Papua tidak terlepas dari campur tangan asing. Ada kekuatan-kekuatan tertentu yang ingin membuat Indonesia pecah.

"Masalah Papua adalah rumit karena terjadi suatu gerakan separatisme," kata Prabowo dalam debat perdana Pilpres 2024 yang digelar KPU RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (12/12).


Untuk mengatasi persoalan di Papua, Menteri Pertahanan RI ini memiliki cara yang akan diterapkan jika dipercaya menjadi Presiden 2024, salah satunya memperkuat aparat hukum yang bertugas di Papua.

"Menegakkan hukum, memperkuat aparat di situ, mempercepat pembangunan ekonomi," jelas Prabowo.

Berkaitan dengan penanganan masalah di Papua, Prabowo juga sempat memuji kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

"Presiden Jokowi adalah presiden yang paling banyak ke Papua, kalau tidak salah lebih dari 19 kali dan peningkatan ekonomi yang paling pesat, paling tinggi di Indonesia (pada era Presiden Jokowi)," tegas Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo memastikan akan melanjutkan kebijakan-kebijakan pemerintahan era Presiden Joko Widodo yang dianggap sudah berjalan baik.

"Saya akan lanjutkan, kita harus membawa kemajuan ekonomi sosial untuk rakyat Papua, melindungi rakyat Papua dari keganasan kelompok separatis," tutupnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya