Berita

Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan/Rep

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Tunjukan Potret Keadilan, Anies Bawa Ayah Korban Pilpres 2019 dalam Debat Perdana

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 20:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Acara Debat Capres perdana yang berlangsung di KPU, Selasa (12/12) dengan tema Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik dan Kerukunan Warga, berlangsung sengit dan penuh gagasan.
 
Masing-masing Paslon memaparkan visi-misinya terkait tema tersebut. Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan menuturkan ada peristiwa hukum yang luput oleh pemerintah saat ini dalam menegakan keadilan.
 
“Oleh karena itu, kami memperhatikan sesuai hal-hal yang mendasar yang penting. Kita menyaksikan pada saat ini ada peristiwa seperti, peristiwa Ibu Mega. Ibu Mega Suryani Dewi seorang ibu rumah tangga yang mengalami kekerasan rumah tangga, lapor pada negara tidak diperhatikan, sehingga dia meninggal, korban kekerasan apakah akan dibiarkan, tidak,” tegas Anies.
 

 
Sambung Anies, kondisi ini harus dirubah. Dia bertekad ingin mengembalikan marwah negara hukum, bukan negara kekuasaan seperti yang saat ini terjadi.
 
“Kami kembalikan marwah kehidupan bernegara yang menempatkan hukum sebagai tempat yang paling tinggi dan ketentuan itu berlaku pada semua, termasuk ketika menyangkut urusan ASN menyambut urusan TNI dan Polri,” bebernya.
 
Capres yang diusung oleh Nasdem, PKB dan PKS itu mengungkap kehadirannya di KPU, juga menyertakan ayah Harun ar-Rasyid, korban meninggal pada kerusuhan Pilpres 2019.
 
“Hadir bersama saya di sini, ayahnya Harun ar-Rasyid, anak yang meninggal, (dulu) pendukung Pak Prabowo di Pilpres 2019 yang menuntut keadilan. Pada saat itu protes hasil pemilu, apa yang terjadi dia tewas sampai dengan hari ini tidak ada kejelasan,” ungkap Anies.
 
“Apakah ini akan dibiarkan, tidak ini harus kami mendedikasikan diri. Kami hadir untuk memberikan komitmen bahwa dari puncak sampai ke bawah kami akan tegakkan hukum pada siapa saja,” tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya