Berita

CEO PolMark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah/Net

Politik

Kata Eep: Elektabilitas Prabowo di Bawah 40 Persen, Anies dan Ganjar Lewati 20 Persen

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 16:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Walau unggul di antara dua kompetitornya, elektabilitas pasangan calon presiden Prabowo Subianto, masih belum menyentuh 40 persen.

Begitu dikatakan CEO PolMark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah, di acara Pasamoan Masyarakat Sipil Jawa Barat yang bertajuk "Menyoal Rungkadnya Demokrasi dan Mundurnya Reformasi ke Titik Nol", dikutip dari kanal Youtube Obrolan Meja Bundar, Selasa (12/12).

Saat elektabilitas unggul, kata Eep, elektabilitas kompetitornya yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo sudah melangkah di atas 20 persen.


"Elektabilitas Prabowo di bawah 40 persen tidak di atas 40 persen, Anies dan Ganjar di atas 20 persen," kata Eep.

Angka tersebut, disampaikan Eep, memberikan bocoran dari survei terbaru yang PolMark Indonesia lakukan di 32 provinsi. Dalam setiap provinsi, melibatkan 1.200 responden.

Eep memaparkan, setelah menanyakan preferensi pilihan pada capres, responden ditanya ketetapan pilihan atau masih mungkin untuk berubah.

"Berapakah yang mengatakan sudah tetap? 46 persen saja. Tetapi ketika dicek sisanya kemungkinan besar tidak memilih, maka ditemukanlah angka sekitar 43 persen pemilih kita masih diperebutkan (capres)," tuturnya.

Pada sisi lain, Eep juga menanyakan, seberapa besar posisi Presiden Joko Widodo terhadap pertimbangan responden memilih calon presiden.

"Hanya 20 persen lebih sedikit yang mengatakan Presiden Jokowi yang mereka paling timbang ketika mau memilih," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya