Berita

Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Ahmad Ubaedillah bersama dengan peserta Pramuka Indonesia dalam acara Jambore Nasional Brunei Darussalam ke-5 di Royal Grand Stand, Community Hall, Bukit Bendera, Tutong/Ist

Dunia

228 Peserta Pramuka Indonesia Ikuti Jambore Nasional Brunei Darussalam

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 14:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kehadiran 288 peserta Pramuka Indonesia dalam kegiatan Jambore Nasional Brunei Darussalam ke-5 merupakan suatu prestasi yang patut dibanggakan.

Hal itu disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Ahmad Ubaedillah saat hadir dalam acara pembukaan jambore di Royal Grand Stand, Community Hall, Bukit Bendera, Tutong.

Dubes mengapresiasi partisipasi kontingen Pramuka Indonesia yang begitu banyak dan menyebutnya sebagai bagian dari soft diplomacy Indonesia.


“Kehadiran kontingen mencapai 288 Pramuka Indonesia dalam Jambore Brunei tahun ini menunjukkan bahwa Pramuka Indonesia juga turut aktif dalam mempromosikan citra prositif Indonesia, yang sebagai bagian dari upaya soft diplomacy Indonesia di luar negeri," kata Dubes dalam sebuah pernyataan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL pada Senin (11/12).

Kegiatan Jambore Nasional Brunei Darussalam ke-5 berlangsung sejak pada 2 hingga 7 Desember lalu dan telah diikuti oleh lebih dari 800 peserta yang berasal dari Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Persekutuan Pengakap Nasional Brunei Darussalam (PPNBD) sebagai panitia penyelenggara Jambore ke-5 mengangkat tema “Boyscout on the move“, dengan tujuan antara mendorong interaksi, membina dan menanamkan persahabatan serta kerja sama antar pramuka, baik di Brunei, maupun dengan negara-negara lainnya.

Berdasarkan informasi yang diterima KBRI Bandar Seri Begawan, kontingen Pramuka Indonesia merupakan peserta terbanyak dan berasal dari  Kwartir Daerah Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Mereka dipimpin oleh Ketua Kontingen Mohammad  Laiyin Nento, Andalan Nasional atau Sekretaris Komisi Kerja sama Luar Negeri Gerakan Pramuka Nasional Indonesia.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya