Berita

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran team GOLF saat menerima kedatangan Pendukung Anies Muhaimin (PAM) Center, di Rumah Pemenangan Relawan Prabowo-Gibran, di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/12)/Istimewa

Politik

Akibat Masalah Internal, Relawan Anies-Muhaimin Beralih Dukung Prabowo-Gibran

SABTU, 09 DESEMBER 2023 | 23:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peralihan dukungan dilakukan relawan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, ke pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran team GOLF menerima kedatangan Pendukung Anies Muhaimin (PAM) Center, usai melakukan long march dari Taman Suropati menuju Rumah Pemenangan Relawan Prabowo-Gibran, di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/12).

Anggota TKN team GOLF, Poltak Agustinus Sinaga, menyambut baik sikap PAM Center yang mengalihkan dukungan kepada Prabowo-Gibran.


"Alasan mereka pindah dari Anies-Imin bukan karena benci sama Anies-Imin. Mereka memilih pindah karena di komunitas mereka sudah kurang sehat," ujar Poltak saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/12).

Dia menjelaskan, situasi yang tidak sehat di kelompok relawan Anies-Imin karena cara yang digunakan untuk memenangkan kontestasi Pilpres tidak elok.

"Karena lebih banyak narasi permusuhan, menjelekkan pasangan lain. Selain itu, mereka jarang dilibatkan. Bahkan setelah deklarasi mereka tidak dilibatkan dalam kampanye," paparnya.

Karena permasalahan itu, Poltak memastikan dukungan PAM Center kepada Prabowo-Gibran bukan karena mengambil ceruk lawan. Tetapi, hal itu terjadi karena kesadaran atas fakta yang ada.

"Mereka tertarik sama pernyataan Pak Prabowo yang mengatakan, 'kalau menyerang pasangan lain jangan mendukung saya, karena ini pertandingan persahabatan'. Mereka jadi tersentuh dan memilih bergabung dengan kita," ungkap Poltak.

"Mereka ingin menjaga iklim pemilu. Hingga akhirnya mengubah nama organisasinya, yang awalnya Pendukung Anies-Muhaimin Centre menjadi Pendukung Prabowo-Gibran (PPG) Center," tambahnya menutup. 

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya