Berita

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi/Net

Kesehatan

Kasus Covid Naik Lagi, Masyarakat Diminta Lengkapi Vaksin Booster

SABTU, 09 DESEMBER 2023 | 15:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus positif Covid-19 di Indonesia yang kembali naik hingga puluhan orang, membuat masyarakat diimbau untuk melengkapi vaksin booster.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menerangkan, cakupan vaksin di masyarakat merupakan bekal dari kekebalan di masyarakat.

Meskipun, dia menegaskan bahwa kasus Covid-19 yang terdeteksi pada 6 Desember 2023 sebanyak 30 hingga 40 kasus positif baru, bukan karena adanya transmisi di kelompok masyarakat.


"Karena hasil pemeriksaannya itu bukan banyak dari puskesmas, klinik, tapi rumah sakit. Ada yang memang sakit Pneumonia harus dites," ujar Nadia kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/12).

Saat ini, lanjut Nadia menjelaskan, tengah marak Pneumonia Mikro Plasma yang gejalanya sama dengan Covid-19.

"Penularannya melalui udara, dan gejalanya sama. Jadi artinya kita menyampaikan hal ini bukan untuk membuat masyarakat bingung, panik, tapi masyarakat agar lebih waspada, jangan lengah," sambungnya menegaskan.

Oleh karena itu, Kemenkes mendorong masyarakat untuk melengkapi vaksinasi yang telah disediakan pemerintah.

"Kita mendorong masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin booster 1 dan kedua. Karena vaksin booster 1 masih 40 persen, vaksin booster 2 masih 3 persen," ucapnya.

"Ini artinya masih banyak masyarakat yang belum lengkap vaksinasinya. Kita mendorong masyarakat untuk segera melengkapi vaksinasinya," demikian Nadia menambahkan.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya