Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Erick Thohir Pangkas Jumlah Komisaris dan Direksi Waskita Karya, Tunjuk Muhammad Hanugroho sebagai Dirut

SABTU, 09 DESEMBER 2023 | 11:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mengalami perombakan jajaran komisaris dan direksi.

Melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Jumat (8/12), Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan jajaran komisaris dan direksi baru Emiten konstruksi pelat merah tersebut.

Perubahan jajaran penting di internal emiten bersandi saham WSKT itu kemudian  diumumkan setelah selesai RUPSLB.


Dalam RUPSLB Jumat yang berlangsung di Gedung Waskita Heritage, Jakarta Timur, ada dua agenda yang dibahas. 
Pertama, Persetujuan atas Usulan Restrukturisasi Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER-2/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Kedua, Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

Dikutip dari Bursa Efek Indonesia, berikut susunan baru komisaris dan direksi WSKT:

Komisaris Utama/Komisaris Independen: Heru Winarko
Komisaris Independen: Addin Jauharudin
Komisaris Independen: Muradi
Komisaris Independen: Muhamad Salim
Komisaris: T. Iskandar
Komisaris: Dedi Syarif Usman

Direktur Utama: Muhammad Hanugroho
Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko: Wiwi Suprihatno
Direktur HCM, Pengembangan Sistem dan Legal: Ratna Ningrum
Direktur Pengembangan Bisnis: Rudi Purnomo
Direktur Operasi I dan Quality, Safety, Health, Environment: I Ketut Pasek Senjaya Putra
Direktur Operasi II: Dhetik Ariyanto

Erick Thohir menetapkan Muhammad Hanugroho sebagai Dirut, menggantikan Mursyid Suyadi yang sebelumnya mengisi posisi tersebut.

Mursyid sebenarnya belum genap setahun menjabat sebagai Direktur Utama Waskita Karya, setelah dia diangkat pada Mei 2023 lalu. Saat itu, perusahaan melakukan RUPS pasca Destiawan Soewardjono eks Dirut Waskita ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi.

Pemegang saham juga menghapus satu jabatan Komisaris, sehingga tersisa enam anggota Dewan Komisaris saja. Sebelumnya, WSKT memiliki tujuh orang Komisaris, termasuk Komisaris Utama.

Dengan penghapusan satu jabatan tersebut, pemegang saham lalu mencopot I Gede Made Kartikajaya, yang sebelumnya menduduki bangku Komisaris WSKT.

Tak hanya itu, pemegang saham juga menghilangkan jabatan Direktur Operasi III, yang sebelumnya dijabat oleh Warjo. Dengan penghapusan itu, maka Warjo tak lagi bergabung ke dalam susunan Dewan Direksi Waskita Karya.
Adapun total anggota Dewan Direksi Waskita Karya hanya enam orang saja, termasuk Direktur Utama.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya