Berita

Kepala Bidang Politik, Hukum dan Keamanan KAMMI, Rizki Agus Saputra , dalam jumpa pers usai pelaporan, di Media Centre Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/12)/RMOL

Politik

Data Pemilih Bocor, KAMMI Laporkan KPU ke Bawaslu

JUMAT, 08 DESEMBER 2023 | 19:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Data pemilih Pemilu yang bocor diduga bersumber dari sistem daftar pemilih (Sidalih) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Hal itu berujung laporan dugaan pelanggaran ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang melaporkan dugaan pelanggaran oleh KPU RI, ke Kantor Bawaslu RI, di Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/12).

Kepala Bidang Politik, Hukum dan Keamanan KAMMI, Rizki Agus Saputra menjelaskan, kedatangannya ke Bawaslu adalah untuk menyatakan sikap dan pelaporan dugaan pelanggaran KPU atas kebocoran 204,8 juta data pemilih Pemilu Serentak 2024.


"Kami sedang mempersiapkan juga melapor ke Bawaslu. KAMMI kan bagian dari lembaga pemantau pemilu," ujar Rizki saat jumpa pers di Media Centre Kantor Bawaslu RI.

Dia menuturkan, KAMMI diisi banyak pemilih pemula dan muda berupaya menjaga pelaksanaan Pemilu Serentak 2024. Dia berharap KPU bertindak profesional dan berintegritas, serta mematuhi prinsip jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia (jurdil luber).

"Kami sebagai pemuda yang juga sebagai pemilih mayoritas, tidak bisa melihat dari aspek luarnya saja, tapi juga dari aspek hukumnya terkait persoalan kebocoran data pemilih ini," tuturnya.

Oleh karena itu, Rizki yang tengah menempuh S2 Hukum Tata Negara itu menegaskan, langkah KAMMI melaporkan KPU ke Bawaslu untuk mengetahui kebenaran dari persoalan kebocoran data pemilih yang terjadi.

"Kemarin KAMMI sudah mengadu ke DKPP, dan sekarang kita laporkan juga ke Bawaslu. Dan akan kita lengkapi juga data-data pelaporannya," demikian Rizky menambahkan.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya