Berita

Jurubicara Tim Nasional Anies-Muhaimin (Timnas Amin), Billy David Nerotumilena/RMOL

Politik

Kencang Kritik IKN, Amin Tak Takut Kehilangan Suara

KAMIS, 07 DESEMBER 2023 | 10:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sikap pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) yang kencang mengkritik proyek pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur diyakni tidak akan membawa efek samping atau kehilangan suara.

Keyakinan itu disampaikan Jurubicara Tim Nasional Anies-Muhaimin (Timnas Amin), Billy David Nerotumilena, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di Rumah Perubahan, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/12).

"Kami nggak takut kehilangan suara, justru soal IKN yang mau kita dorong agar semua kritis," kata Billy dikutip redaksi.


Menurutnya, sikap kritis pasangan capres-cawapres yang didukung Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu tidak serta merta langsung dicap berseberangan.  

Billy menuturkan, pasangan Amin memandang banyak proses pembangunan IKN yang perlu ditinjau ulang. Salah satunya dampak ekonomi yang belum dikaji secara matang.

"Kita dorong nggak cuma di IKN yang tumbuh, tetapi mendorong lebih dari 14 pusat pertumbuhan baru termasuk Pulau Kalimantan di Tarakan dan Balikpapan," kata Billy.

Di sisi lain, sikap Amin yang menyatakan akan meninjau ulang IKN dipercaya membawa keuntungan. Pasalnya, Amin miliki ceruk yang cukup jelas yakni suara kontra pemerintah atau Presiden Jokowi. Hal ini membuat narasi perubahan yang mereka bawa juga semakin kuat.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya