Berita

Rumah Dinas Bupati Malang di Jalan Gede Kota Malang/RMOLJatim

Nusantara

Sudah 3 Tahun dan Habiskan Miliaran, Renovasi Rumah Dinas Bupati Malang Tak Kunjung Rampung

KAMIS, 07 DESEMBER 2023 | 02:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Renovasi Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Malang, HM Sanusi, di Jalan Gede, Kota Malang sudah berlangsung selama 3 tahun, Namun hingga kini belum ada tanda-tanda akan selesai. Renovasi itu dimulai sejak 2021 saat pandemi Covid-19 melanda tanah air.

Hal itu diketahui dari penganggaran rehabilitasi Rumdin di satuan kerja Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) yang tertera di laman lpse.malangkab.go.id.

Adapun rincian anggaran di setiap tahunnya adalah, pada 2021 penganggarannya untuk harga pagu senilai Rp1,2 miliar. Jenis pekerjaan konstruksi dimenangkan oleh CV VJ dengan nilai kontrak Rp959 juta melalui proses lelang.


Kemudian, pada 2022 dianggarkan 2 paket pekerjaan dengan masing-masing pagu Rp200 juta, namun harga kontrak senilai Rp198 juta dan Rp199 juta melalui proses penunjukan langsung. Pihak yang ditunjuk adalah CV MBC dan F.

Sedangkan pada 2023 ini dianggarkan Rp800 juta. Jenis pekerjaan konstruksi dimenangkan oleh CV ANJ yang beralamat di Turen, Kabupaten Malang, dengan nilai kontrak Rp680 juta melalui proses lelang.

Selanjutnya, dari data yang dihimpun Kantor Berita RMOLJatim, diketahui Anggaran Rehab Rumdin itu pada 2023 ini diperuntukkan pembuatan mushola serta perbaikan dapur dan penyediaan air bersih.

"Mushola terletak di lantai 2 di atas dapur," tulis keterangan tersebut.

Berikutnya, untuk lingkup pekerjaan yang harus dikerjakan oleh kontraktor pelaksana meliputi pendahuluan, pekerjaan tanah, pekerjaan pondasi, pekerjaan beton, pekerjaan pasangan, pekerjaan pengecatan, pekerjaan plafon, pekerjaan keramik, pekerjaan sanitair, pekerjaan listrik dan pekerjaan sumur bor.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita RMOLJatim di lokasi Rumdin Bupati Malang itu tampak masih ada material berupa pasir dan bekas bongkaran material.

Sekretaris DPKPCK Kabupaten Malang, Johan Dwijo Saputro, saat dihubungi mengaku akan melakukan pengecekan.

"Mohon waktu, saya cek dulu di pelaksana teknisnya, saya masih rapat. Masih dinas luar," ujarnya.

Saat CV pemenang yakni CV ANJ dikonfirmasi, meminta Kantor Berita RMOLJatim untuk menghubungi AD, seorang kontraktor yang beralamat di Kota Malang dengan mengirimkan nomor kontak telepon seluler.

"Saya grupnya Pak AD, WA Pak AD langsung, atau datang ke kantor," jawab pihak CV ANJ melalui WhatsApp.

Ia menjelaskan bahwa CV ANJ juga milik AD, pemilik CV EJ yang beralamat di Kota Malang itu.

"Langsung saja Pak AD biar jelas. Yang punya itu juga Pak AD. Langsung datang saja ke kantor," ujarnya.

Sementara itu, AD saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ia pemilik CV ANJ.

"Pemilik Pak, komisaris," jawabnya sembari mengatakan masih di jalan.

Hingga berita ini diunggah belum ada keterangan tambahan dari Sekretaris DPKPCK Kabupaten Malang Johan Dwijo Saputro.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Corak Kita di Mata Marx

Kamis, 29 Januari 2026 | 06:01

Hoaks Tersangka Putriana Dakka Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:55

Pelukan Perkara Es Jadul

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:29

Eggi Sudjana: Roy Suryo Belagu, Sok Merasa Hebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:12

Sekda Jateng Turun Tangan Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00

Polisi Pastikan Seluruh Karyawan Pabrik Swallow Medan Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:31

Mengenal Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:17

Tanggung, Eggi-Damai Lubis Harusnya Gabung Jokowi Sekalian

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:11

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:40

Hukum Berat Oknum Polisi-TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Jual Produk Berbahan Spons

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:08

Selengkapnya