Berita

Gedung Putih/Net

Dunia

Putin Bakal Menang Jika Kongres AS Gagal Sepakati Bantuan untuk Ukraina

RABU, 06 DESEMBER 2023 | 13:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kemenangan akan jatuh ke tangan Rusia jika Kongres Amerika Serikat gagal menyepakati pendanaan paket bantuan baru untuk Ukraina.

Peringatan mengerikan itu datang dari Gedung Putih yang disampaikan melalui surat resmi kepada Ketua DPR dari Partai Republik Mike Johnson, seperti dimuat The Defense Post pada Selasa (5/12).  

Direktur Anggaran Presiden Joe Biden, Shalanda Young mengatakan bahwa dalam surat tersebut pihaknya menegaskan waktu sudah hampir habis untuk memutuskan bantuan dana


Sebab, jika terus menunda maka upaya Ukraina mempertahankan kedaulatannya selama hampir dua tahun terakhir akan sia-sia.

"Memotong aliran senjata dan peralatan AS akan membuat Ukraina berlutut di medan perang, tidak hanya membahayakan keuntungan yang telah dicapai Ukraina, namun juga meningkatkan kemungkinan kemenangan militer Rusia," tegas Young.

Oleh sebab itu, kata Young, Presiden mendesak Kongres agar setuju memberikan paket keamanan nasional senilai 106 miliar dolar AS, yang akan didistribusikan tindak hanya untuk Ukraina tetapi juga untuk membantu Israel melawan Hamas.

Ukraina berusaha keras untuk meminta lebih banyak bantuan Barat ketika pasukan Rusia meningkatkan serangan di musim dingin setelah serangan balasan Kyiv gagal selama musim panas.

Namun Kongres AS belum bisa menetapkan pendanaan terbaru karena selama berbulan-bulan lumpuh akibat pertikaian Partai Republik, dengan anggota parlemen sayap kanan khususnya menentang bantuan lebih lanjut untuk Kyiv.

Pemimpin Mayoritas Senat AS dari Partai Demokrat Chuck Schumer mengatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan berbicara pada Selasa (5/12) secara virtual untuk pengarahan tertutup bagi para senator.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya