Berita

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, saat berkampanye di Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (3/12)/Net

Politik

Melalui Program Makan Siang dan Susu Gratis, Prabowo Janji Hilangkan Stunting di Indonesia

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 01:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Stunting, kemiskinan, hingga korupsi akan hilang dari Indonesia. Itulah janji calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, yang disampaikan di hadapan para ulama dan kiai se-Banten, termasuk simpatisan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Jika kami diberi mandat oleh rakyat, kami akan menyiapkan program memberi makan dan minum susu untuk semua anak-anak Indonesia di semua sekolah negeri, swasta, sekolah pesantren, semua akan kita beri makan siang dan susu," ucap Prabowo saat berkampanye di Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (3/12).

Tak hanya itu, Prabowo juga berjanji akan meningkatkan gizi para ibu hamil. Sehingga kasus stunting di Indonesia bisa dihilangkan.


"Ibu-ibu yang hamil kita beri dukungan gizi karena dia sudah mengandung sembilan bulan. Kita sekarang tidak mau lagi ada anak Indonesia yang kurang gizi, stunting, tidak boleh lagi ada istilah itu di bumi Indonesia," tegasnya.

"Kita juga akan hilangkan kemiskinan dan kita harus berantas korupsi sampai ke akar-akarnya," tandasnya.

Pada Minggu (3/12), Prabowo melakukan kampanye di Provinsi Banten. Masjid Agung Banten Lama di Kota Serang jadi lokasi pertama yang dikunjungi Ketua Umum Partai Demokrat ini. Di tempat tersebut, Prabowo berziarah ke makam Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Setelah itu, Prabowo melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Pandeglang untuk menyambangi kediaman Abuya Muhtadi dan Abuya Muhtado, serta berziarah ke makam Abuya Dimyati.

Dari Pandeglang, Prabowo bertolak ke Kabupaten Lebak. Di Lebak, Prabowo mengunjungi kediaman tokoh masyarakat, Mulyadi Jayabaya. Di sana, Prabowo menyampaikan pidato di hadapan ribuan ulama, kader, hingga simpatisan partai dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya