Berita

Tersangka Muhammad Lutfi/RMOL

Hukum

Rekening Digunakan untuk Menampung Uang Korupsi Walikota Bima, 3 Saksi Segera Diperiksa

JUMAT, 01 DESEMBER 2023 | 21:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tiga saksi yang namanya dipakai membuka rekening bank untuk penampungan uang korupsi Muhammad Lutfi (MLI), Walikota Bima 2018-2023, diagendakan diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pekan depan.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri, mengatakan, pihaknya mengagendakan pemeriksaan para saksi yang namanya dipakai untuk membuka rekening bank.

"KPK mengagendakan pemanggilan pada Senin (4/12) dan Selasa (5/12), di Gedung Merah Putih KPK," kata Ali kepada wartawan, Jumat (1/12).


Saksi yang dipanggil adalah Risna, ibu rumah tangga, beralamat di Jalan Kancil Putih I RT 36/10, Kelurahan Demang-Lebardaun, Kecamatan Ilir Barat Satu, Palembang, Sumatera Selatan, dan Haris Fadilah, swasta, beralamat di Pasar Tempurung Jorok Ampek Koto IV, Kelurahan Ampek Koto, Kecamatan Kinali, Kota Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Sedang saksi yang dipanggil pada Selasa (5/12), Andar Sunandar, swasta, beralamat Jalan Jiban 120 RT 3/6 Kebayoran Lama, Grogol Selatan, Jakarta.

"Karena pengumpulan alat bukti terus dilakukan, perpanjangan penahanan untuk tersangka MLI berlanjut untuk 30 hari ke depan. Berdasar Penetapan Ketua PN Bima, terhitung mulai 4 Desember 2023 sampai 2 Januari 2024, di Rutan KPK," pungkas Ali.

Seperti diketahui, Kamis (5/10), KPK resmi mengumumkan dan menahan Muhammad Lutfi (MLI) sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, disertai penerimaan gratifikasi.

Dalam perkaranya, pada 2019, Lutfi bersama salah satu keluarga intinya mengkondisikan proyek-proyek yang akan dikerjakan Pemkot Bima.

Lutfi memerintahkan sejumlah pejabat di Dinas PUPR dan BPBD Pemkot Bima menyusun berbagai proyek yang nilainya besar, dan penyusunannya dilakukan di rumah dinas jabatan Walikota Bima. Nilai proyek di Dinas PUPR dan BPBD Tahun Anggaran 2019-2020 mencapai puluhan miliar rupiah.

Selanjutnya, Lutfi secara sepihak langsung menentukan para kontraktor yang siap dimenangkan untuk pekerjaan proyek-proyek tadi. Proses lelang tetap jalan, tetapi hanya formalitas, dan faktualnya para pemenang lelang tidak memenuhi kualifikasi persyaratan sebagaimana ketentuan.

Atas pengkondisian itu, Lutfi menerima setoran uang dari para kontraktor yang dimenangkan dengan jumlah mencapai Rp8,6 miliar, berasal dari proyek pelebaran Jalan Nungga Toloweri, dan pengadaan listrik dan PJU Perumahan Oi'Foo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya