Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada wartawan di Kawasan Paseban, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Mantan Kader Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud, AHY: Demokrat Tak Mendua, Tetap Prabowo!

JUMAT, 01 DESEMBER 2023 | 14:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat tidak pernah mendua dalam memberikan dukungan di Pilpres 2024. Adanya deklarasi mantan kader dan pendiri Partai Demokrat kepada capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, bukan dukungan resmi.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada wartawan di Kawasan Paseban, Jakarta Pusat, Jumat (1/12).

"Kami tidak pernah ada mendua. Dalam pemilihan presiden yaitu mengusung Pak Prabowo sebagai calon presiden," tegas AHY.


AHY menegaskan, Partai Demokrat punya struktur yang lengkap dan solid. Tercatat hingga saat ini sudah ada 38 DPD Partai Demokrat, DPC Partai Demokrat mencapai 514 Kabupaten/kota.

"Dan kami satu komando," kata dia.

Meski begitu, AHY menilai wajar jika ada satu dua orang kader ataupun mantan kader, yang berpandangan berbeda. Namun, kata dia, itu tidak merepresentasikan sikap resmi Partai Demokrat.

"Saya pikir hal yang wajar dalam berdemokrasi. Yang penting kami tidak pernah ada mendua dalam keputusan yang diambil dan sudah dideklarasikan juga di depan publik," pungkasnya.

Sejumlah mantan kader dan pendiri Partai Demokrat yang menamakan diri mereka FKLDK (Forum Komunikasi Lintas Pendiri Deklarator Kader) memberikan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya