Berita

Deklarasi Netralitas TNI-Polri dalam rangka Pemilu Damai 2024, di Mapolrestabes Makassar/Ist

Presisi

Wujudkan Pemilu Damai, FKUB Makassar Apresiasi Operasi NCS Polri

KAMIS, 30 NOVEMBER 2023 | 20:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Operasi Nusantara Cooling System (NCS) Polri mendapat apresiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

FKUB menilai, melalui operasi NCS Pemilu 2024 bakal berlangsung aman dan damai.

Ketua FKUB Kota Makassar, Arifuddin Ahmad, menyampaikan apresiasinya saat Deklarasi Netralitas TNI-Polri dalam rangka Pemilu Damai 2024, di Mapolrestabes Makassar, Kamis (30/11).


"Terima kasih NCS, mudah-mudahan bisa jadi teladan bagi penyelenggaraan Pemilu yang jujur dan adil. FKUB bersama majelis agama mendukung netralitas TNI Polri. Kita semua terintegrasi mewujudkan Pemilu aman dan damai," kata Arifuddin.

Sementara itu, Wakil Operasi Nusantara Cooling System, Brigjen Yuyun Yudhantara, mengatakan, selain deklarasi komitmen netralitas TNI dan Polri, pihaknya juga menggelar bakti sosial.

Sedikitnya 4.000 paket Sembako dibagikan, selain itu juga memberikan bantuan sumur bor di tiga wilayah kekurangan air bersih.

"Kegiatan preemtif ini untuk menggelorakan Pemilu damai. Masyarakat harus menjaga persatuan dan kesatuan, jangan terpecah-belah hanya karena beda pilihan pada Pemilu," pintanya.

Deklarasi Netralitas TNI-Polri dalam rangka Pemilu Damai 2024 dibacakan Kapolrestabes Makassar, Kombes Mokhamad Ngajib, dan Dandim 1408 Makassar, Letkol Inf Lizardo Gumai, diikuti seluruh anggota TNI-Polri. Berikut poin deklarasi yang dibacakan:

Kami Anggota TNI Polri Menyatakan:
1. Menjaga dan menegakkan prinsip netralitas,
2. Menghindari konflik kepentingan dan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta Pemilu,
3. Bersama-sama melakukan upaya pencegahan pelanggaran Pemilu dan politik uang,
4. Saling bersinergi menjaga kondusifitas penyelenggaraan Pemilu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya