Berita

Simulasi bongkar muat logistik Pemilu 2024 yang digelar KPU RI beberapa waktu lalu/RMOL

Politik

Belum Capai 50 Persen, Logistik Pemilu Luar Negeri Dikebut KPU hingga Desember

KAMIS, 30 NOVEMBER 2023 | 12:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk pemilih di luar negeri baru terdistribusi setengah dari yang dibutuhkan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pun terus mengejar ketercukupan logistik pemilu di daerah pemilihan luar negeri, yang rencananya akan digeber hingga akhir tahun ini.

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari menjelaskan, sekitar setengah dari jumlah logistik yang diadakan pada tahap pertama untuk pemilu luar negeri, sudah tersalurkan.


"Keperluan-keperluan negara yang urusannya lintas negara ini sudah terpenuhi 48,6 persen, sehingga menjadi prioritas untuk pengiriman-pengiriman tahap pertama," ujar Hasyim kepada wartawan, Kamis (30/11).

Dia menjelaskan, distribusi logistik luar negeri yang diberikan kewenangan kepada KJRI atau KBRI yang menjadi kantong diplomatik.

"Kantong diplomatik ini kantong yang biasanya digunakan distribusi," sambungnya menegaskan.

Selain logistik yang diadakan di tahap pertama, KPU juga memastikan logistik yang diproduksi tahap kedua sudah siap didistribusikan. Salah satunya surat suara.

"Surat suara pemilu di luar negeri untuk pemilu presiden sudah dipenuhi 100 persen, sekarang sedang proses pelipatan, sortir," beber Hasyim.

Anggota KPU RI dua periode itu menegaskan, logistik pemilu di luar negeri harus sudah selesai didistribusikan pada Desember tahun ini.

Sebab, pemilu di luar negeri juga menerapkan metode pos, di mana surat suara harus dikirim ke alamat-alamat pemilih 30 hari sebelum waktu pencoblosan.

"Mulai 6 Desember sampai 23 Desember akan dikirimkan secara bertahap," jelasnya.

Lebih lanjut, Hasyim menyebutkan, kantong-kantong diplomat yang akan bertugas mendistribusikan logistik, termasuk bertanggung jawab atas pelaksanaan pemilu di luar negeri.

"Enam belas region di Afrika, 11 region di Amerika Latin, 9 region di Amerika, dan region atau zona Eropa 29 PPLN yang nanti rencana mulai dikirim bertahap menggunakan kantong diplomatik mulai 6-23 Desember," demikian Hasyim. 

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Rieke Diah Pitaloka Soroti Pentingnya Integrasi Data Haji Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:18

Pekan Depan, Presiden dan Wapres Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:01

Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Akhir Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:47

Haji 2026, Ketua Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Waspadai Tantangan Fase Armuzna

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35

DPR dan Grenpace Bahas Penguatan Swasembada Pangan Lewat Hilirisasi Perkebunan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:19

Pemerintah Disarankan Dahulukan Kelompok Rentan untuk MBG

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:09

Komisi V DPR Tinjau Gangguan GPS Penerbangan, Minta Sistem Mitigasi Diperkuat

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:01

Indeks DXY Kokoh di 99,24, Dolar AS Dekati Level Tertinggi 6 Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:54

Harga Tiket FIFA Matchday Timnas Indonesia Juni 2026, Ini Cara Belinya

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:48

Megawati dan Sri Sultan HB X Berbincang Santai di Keraton hingga Larut Malam

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:30

Selengkapnya