Berita

Aktivitas nelayan dan pedagang ikan di TPI PPS Lampulo Banda Aceh/RMOLAceh

Bisnis

Harga Ikan di PPS Lampulo Stabil, Nelayan Untung

KAMIS, 30 NOVEMBER 2023 | 06:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Musim penghujan yang terus menerus terjadi pada bulan November ini, tidak mempengaruhi harga Ikan. Saat ini harga ikan segar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh masih stabil.

“Naik turun seribu, dua ribu dalam satu kilogram dan itu terbilang stabil kalau bagi pedagang,” kata Kiki, salah seorang toke bangku di TPI Lampulo, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Rabu (29/11).

Menurut Kiki, saat ini harga ikan tongkol ukuran kecil Rp10 ribu per kilogram (Kg), sementara untuk harga tongkol ukuran sedang Rp20 ribu. Sedangkan untuk Tuna Rp50 ribu per Kg.


Selain itu, harga ikan jenis dencis saat ini Rp12 ribu per Kg. Sementara untuk ikan ukuran paling kecil seperti jenis cirik, Rp10 ribu per Kg.

Stabilnya harga ikan, kata Kiki disebabkan oleh faktor ikan yang tidak banyak dan tidak pula kurang dibawa pulang oleh nelayan dari laut ke TPI.

“Alhamdulillah tidak mempengaruhi, kita doakan bersama, jadi saling menguntungkan antara nelayan dan masyarakat,” ujarnya.

Kiki menjelaskan, pada bulan Oktober lalu harga ikan sempat naik karena pengaruh hasil tangkapan. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama.

Sementara itu, Putri salah satu Ibu Rumah Tangga (IRT) atau konsumen mengatakan, stabilnya harga ikan menjadi suatu yang patut disyukuri.

Menurutnya jika harga ikan turun maka pedagang akan menjerit. Sementara jika harga ikan mahal maka para pembeli yang kesusahan.

Putri berharap di musim penghujan seperti ini, pemerintah juga ikut peduli dengan para nelayan meskipun sedang fokus mengurusi banjir. Sehingga perputaran ekonomi masyarakat tetap stabil.

“Karena kalau udah musim hujan nelayan bisa batal melaut apalagi kalau angin kencang, jadi pemerintah harus memperhatikan hal itu,” ujarnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya