Berita

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU RI, Idham Holik/RMOL

Politik

Soal Dugaan Peretasan 252 Juta Data, Divisi Teknis KPU Ungkit Keamanan Sipol

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 13:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dugaan peretasan 252 juta data Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 oleh hacker berjuluk "Jimbo" baru-baru ini, dibantah Komisi Pemilihan Umum (KPU), karena dianggap tidak sesuai fakta keamanan sejumlah sistem informasi yang digunakan untuk pelaksanaan tahapan.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU RI, Idham Holik memberikan contoh keamanan sistem informasi partai politik (Sipol) KPU RI, yang digunakan untuk proses pendaftaran hingga verifikasi data persyaratan parpol peserta Pemilu Serentak 2024.

"Semua sistem informasi tersebut dilengkapi atau diproteksi dengan firewall yang dapat dihandalkan," ujar Idham Holik kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (29/11).


"Alhamdulillah, sampai dengan seluruh tahapan pendaftaran partai politik calon peserta pemilu tersebut selesai, Sipol KPU dalam kondisi aman terlindungi," sambungnya menegaskan.

Dia menuturkan, jajaran KPU di Divisi Data dan Informasi tengah memastikan kebenaran informasi peretasan yang dilakukan hakcker Jimbo. Salah satunya mengaktivasi kemampuan Satuan Tugas Keamanan Siber.

Satuan Tugas Keamanan Siber yang dibentuk KPU RI, dijelaskan Idham, merupakan kolaborasi antara pihaknya dengan Polri Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Intelejen Negara (BIN), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Personalia dalam gugus tugas tersebut terdiri dari perwakilan dari lembaga-lembaga yang otoritatif menjaga keamanan siber di Indonesia," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, Idham menegaskan kemampuan Gugus Tugas Keamanan Siber KPU RI berhasil menjaga keamanan yang dipegang penyelenggara pemilu. Hal itu terbukti pada saat muncul isu peretasan oleh hacker bernama Bjorka pada September 2023, atau pada saat penyusunan daftar pemilih Pemilu 2024.

"Pada waktu Bjorka, situs KPU juga diisukan terretas, tetapi faktanya tidak teretas. Data yang dipublikasikan oleh Bjorka bukan file data Pemilih Serentak 2019 ataupun 2024," demikian Idham menambahkan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya