Berita

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Kalau Hasto Benar, Puan Tidak Akan Evaluasi Ganjar-Mahfud

SABTU, 25 NOVEMBER 2023 | 20:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PDI Perjuangan nampaknya tidak satu suara dalam menyikapi hasil survei jelang Pilpres 2024, hasilnya mengunggulkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi, perbedaan pendapat itu terjadi di antara Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Kata Teddy, ketika lembaga surve di Indonesia memenangkan Prabowo-Gibran, Hasto menyatakan bahwa hasil elektabilitas lembaga survei dapat diintervensi dan dapat dibeli.


"Artinya dia menyanggah semua hasil survey yang memenangkan Prabowo Gibran," ujar Teddy kepada wartawan, Sabtu (25/11).

Hanya saja, lanjutnya, pernyataan Hasto berbeda sama sekali dengan Puan. Puan mengatakan, hasil survei itu menjadi evaluasi pada jagoan PDIP, Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengapa tidak bisa mengungguli Prabowo-Gibran.

"Puan Maharani dan TPN akan mengevaluasi Ganjar-Mahfud terkait dengan narasi yang selama ini mereka lontarkan ke publik. Evaluasi ini berdasarkan hasil lembaga survei, bahwa elektabilitas Ganjar-Mahfud semakin menurun," terangnya.

Masih kata Teddy, andai saja apa yang dikatakan Hasto benar. Tentu, Puan tidak akan menyatakan perlu dilakukan evaluasi pada elektabilitas Ganjar-Mahfud.

"Jika semua lembaga survei di Indonesia yang memenangkan Prabowo-Gibran itu bayaran, tentu Puan Maharani dan TPN tidak akan mengevaluasi Ganjar-Mahfud berdasarkan hasil lembaga survei," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya