Berita

Calon Presiden Anies Baswedan/RMOL

Politik

Anies Bicara soal Hukum dan Kepatutan di Internal KPK

SABTU, 25 NOVEMBER 2023 | 11:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Etika menjadi standar baku yang harus dijunjung tinggi di internal pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu dia sampaikan usai menghadiri acara Deklarasi Dukungan Laskar Gading (Laga) kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (25/11).

"Kalau hukum itu soal melanggar dan tidak melanggar aturan. Kalau kode etik itu tentang patut dan tidak. Dan di KPK yang dibutuhkan justru menjunjung tinggi kepatutan," ujar Anies.


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan, KPK merupakan lembaga penegak hukum terpenting yang dimiliki Indonesia, karena tugasnya menangani dugaan tindak pidana korupsi.

"KPK punya standar yang sangat tinggi. Karena itu di masa yang akan datang kami ingin agar para komisioner yang terpilih menandatangani komitmen menjunjung tinggi kode etik KPK," tuturnya.

Karena itu, dia memandang pimpinan KPK dan seluruh orang yang berada di jajaran lembaga antirasuah itu bukan hanya harus mengikuti aturan hukum, tetapi mentaati kode etik.

"Dan bila kode etik itu dilanggar, maka mereka harus mengundurkan diri. Jadi, statement itu harus ditandatangani sebelumnya. Dengan begitu, semua sadar bahwa bukan hanya menjauhi pelanggaran hukum, juga harus menghindari pelanggaran kode etik yang itu lebih tinggi daripada hukum," tutupnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya