Berita

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Leonardus Simarmata/Net

Presisi

Bukan Pembunuhan, Ini Penyebab Anak Perwira TNI AU Tewas di Lanud Halim Perdanakusuma

JUMAT, 24 NOVEMBER 2023 | 09:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tidak ada unsur pidana dalam peristiwa kematian anak perwira menengah (Pamen) TNI AU inisial CHR (16), yang tewas terbakar di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Minggu malam (24/9).

Hal tersebut disampaikan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Leonardus Simarmata saat menyampaikan hasil terhadap laporan polisi nomor LP/A/31/IX/2023/SPKT Polsek Makassar/Polres Metro Jakarta Timur/PMJ tanggal 24 September 2023.

"Hasilnya tidak ditemukan adanya peristiwa pidana," kata Leonardus Simarmata dalam keterangannya, Jumat (24/11).


Disampaikan Leo, dari bukti yang ada CHR meninggal dunia bukan karena dibunuh lalu dibakar seperti isu yang beredar, melainkan menusuk dirinya sendiri. Dari hasil otopsi, ada beberapa luka tusuk yang sangat fatal ditemukan pada tubuh korban.

Meski begitu, Leo tidak memberikan jawaban tegas apakah korban bunuh diri sebab mengedepankan empati terhadap keluarga korban dan tugas penyidik bukan hanya mengutarakan fakta yang ada.

"Terkait dengan apakah (korban) menusuk sendiri dan lainnya. Betul, jadi semua alat bukti yang ada di TKP itu menguatkan peristiwa tersebut," kata Leonardus.

Fakta ini diperkuat usai polisi melakukan gabungan dengan melibatkan Puslabfor, terdiri dari Kimbiofor dan Fiskomfor, Psikologi Forensik dan Kedokteran Forensik, serta memeriksa puluhan saksi.

Tidak adanya unsur pidana diperkuat dengan hasil pemeriksaan tim Kimia Biologi Forensik yang menunjukkan tidak ada bercak darah di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan tidak ditemukan jejak DNA orang lain di lokasi kejadian.

"Hasil dari fisik komputer forensik atau fiskomfor, yang pertama, ditemukan adanya bahan bakar bensin di TKP, kedua tidak ada alat bakar lain selain bensin. Tiga, dari handphone milik korban belum ditemukan sesuatu yang ganjil," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya