Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Menko Airlangga: Prakerja Awal Baik Wujudkan Indonesia Emas

KAMIS, 23 NOVEMBER 2023 | 21:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Prakerja yang sebelumnya dikenal dengan Kartu Prakerja terbukti menjadi awal yang baik dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Prakerja terbukti sebagai initial effort berskala besar, menggunakan mekanisme pasar, dan inklusif," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dalam acara diseminasi riset Prakerja bertema 'Continuous Improvement, Evidence-driven Decision Making', di Jakarta, Kamis (23/11).

Sejauh ini, pemerintah telah menjalankan Prakerja dengan kolaborasi bersama sejumlah pihak, termasuk dengan swasta.


Pemerintah telah mendirikan digital center di KEK Nongsa Batam serta Apple Academy. Lalu ada program Kampus Merdeka yang salah satunya bekerja sama dengan IBM Academy yang menawarkan kelas pembelajaran untuk Hybrid Cloud dan Artificial Intelligence (AI).

“Pemerintah juga sudah mengeluarkan super deduction tax, karena kami tidak bisa bergerak sendiri, melainkan perlu kerja sama dengan swasta,” ujar Menko Airlangga.

Airlangga melanjutkan, Prakerja merupakan eksperimen yang berhasil menjawab tiga poin utama terkait kebijakan Pemerintah dalam mempersiapkan skill masa depan angkatan kerja Indonesia.

Pertama, skill-first policies, yaitu fokus pada keterampilan bukan gelar atau degree. Kedua, mendukung cara kerja hybrid (kombinasi WFO dan WFH), dan terakhir mengembangkan keterampilan Artificial Intelligence (AI).

Di sisi lain, Airlangga menceritakan perjalanan awal Kartu Prakerja yang dimulai tanpa definisi, hanya berdasar kepada penugasan Presiden untuk membuat program pelatihan untuk jutaan orang secara daring.

Sehingga, harus dibuat startup Kartu Prakerja dari awal. Namun, progres Program Kartu Prakerja terkendala karena ada pandemi Covid-19 sehingga programnya diubah menjadi semi-bansos.

“PMO Kartu Prakerja adalah yang pertama kali bersifat digital secara servisnya. Selain itu, champion itu penting yakni orang bisa menjaga program ini berjalan. Ini selalu dilakukan Pemerintah," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya