Berita

Direktur Utama RTTL Jose Antonio Belo mengalungkan kain tenun Timor Leste kepada Ketua Umum JMSI Teguh Santosa.

Global

Jose Belo dan RTTL yang Sedang Berbenah

KAMIS, 23 NOVEMBER 2023 | 15:56 WIB | OLEH: DR. TEGUH SANTOSA

RADIO Televisi Timor Leste (RTTL) sedang berbenah. Sebuah bangunan berlantai tiga sedang dibangun di kantor RTTL di Jalan Caicoli, Dili. Diharapkan pembangunan akan selesai di bulan April 2024 mendatang.

Pembangunan gedung baru dan sistem operasional baru yang digunakan tidak lama lagi diharapkan dapat membuat kualitas siaran RTTL lebih baik, dengan jangkauan yang juga lebih luas.

“Semua studio dan ruang kerja redaksi akan dipindahkan ke gedung baru,” ujar Direktur Utama RTTL Jose Antonio Belo ketika menerima saya di kantornya, Kamis (23/11).


Saya sedang berada di Dili untuk menghadiri pembukaan Timor Leste International Business Forum (TLIBF) 2023 oleh Perdana Menteri Xanana Gusmao di Gedung Pertemuan Grupo Media Nacional (GMN) di Jalan Rom Aleixo Corte Real.

Setelah menghadiri pembukaan TLIBF 2023, saya ke KBRI Dili di Jalan Cesar Maria de Serpa Rosa. Jose Belo menjemput saya di luar KBRI Dili. Dari sana dia mengajak saya ke kantor RTTL dengan kendaraan yang dikemudikannya sendiri.

“Saya tidak pakai supir, Bang. Ini juga mobil saya pribadi, bukan mobil kantor,” katanya.   

Saya dan Jose Antonio Belo sudah bersahabat sejak lama, saat dia masih mengelola media investigasi Tempo Semanal. Di masa-masa itu, saya beberapa kali diminta Jose Belo berbicara di hadapan wartawan Tempo Semanal. Kami di Kantor Berita Politik RMOL juga pernah memberikan kesempatan kepada dua wartawan Tempo Semanal untuk magang selama dua bulan.

Tiba di perkantoran RTTL, Jose Belo mengajak saya berkeliling gedung lama RTTL yang masih digunakan. Gedung ini dibangun tahun 1983 sebagai stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) Timor Timur. Selain sudah tua, sudah berusia empat dekade, gedung ini juga rusak parah akibat banjir yang terjadi tahun 2021. Jose Belo memperlihatkan jejak ketinggian air yang tertinggal di dinding bangunan.

“Kantor kami ini lebih rendah dari daerah di sekitarnya. Jadi kalau hujan deras, airnya singgah dulu ke kantor kami, baru ke laut,” katanya sambil bercanda.

Jose Belo mengajak saya ke ruang arsip yang terdampak banjir. Juga sebuah studio berukuran kecil di sisi kiri bangunan.

“Studio ini akan segera diaktifkan kembali. Peralatan baru sudah tiba,” ujar Jose Belo memperlihatkan tumpukan kardus di dalam studio.

Di bagian belakang gedung ada sebuah studio. Ukurannya jauh lebih besar dari studio pertama tadi.  Studio ini pun sempat mengalami kerusakan akibat banjir, namun sudah diperbaiki agar bisa beroperasi sambil menunggu pembangunan gedung baru selesai.

Bagian lain yang diperlihatkan Jose Belo adalah ruang kerja khusus untuk divisi siaran bahasa Inggris yang baru diaktifkan beberapa bulan lalu. Dia menambahkan, saat ini pihaknya juga sedang mempersiapkan divisi media sosial yang dapat lebih diandalkan. Dalam waktu dekat, RTTL akan mengadakan pembicaraan dengan Google dan Facebook untuk mendekatkan RTTL dengan audiens.

Masih menurut Jose Belo, setelah gedung baru selesai dibangun, maka gedung lama yang masih digunakan ini akan dirubuhkan. Untuk selanjutnya, pihak RTTL telah mempersiapkan rencana pembangunan gedung berlantai empat.

“Ini semua akan menjadi pondasi yang kokoh bagi lompatan-lompatan besar RTTL di masa mendatang,” ujar Jose Antonio Belo yang sudah 2,5 tahun memimpin RTTL.

Jose Belo adalah salah seorang wartawan senior terpandang di Timor Leste. Ia lahir tahun 1972 di Baucau, sebuah distrik di luar Dili, sekitar 120 kilometer ke arah timur. Di era 1990an, Jose Belo memiliki hubungan erat dengan kelompok perlawanan bawah tanah Kaixa Inglaterra. Ia berperan menghadirkan wartawan asing untuk meliput situasi di Timor Leste dan juga mengirimkan foto dan video dari Timor Leste ke dunia luar.

Secara pribadi, Jose Belo memiliki kedekatan dengan hampir semua politisi senior dan pemimpin Timor Leste, mulai dari Xanana Gusmao, Ramos Horta, José Maria de Vasconcelhos alias Taur Matan Ruak, juga Mari Alkatiri dan seterusnya.   

Sebelum memimpin RTTL, Jose Belo memimpin Tempo Semanal. Dia juga pernah menjadi koresponden Associated Press Television News (APTN), ABC, dan SBS Australian Networks.

Sebelum saya meninggalkan kantor RTTL, Jose Belo mengalungkan kain tenun khas Timor Leste berwarna hijau tosca sebagai tanda persaudaraan.

“Terima kasih sudah menjadi sahabat saya, Abang,” ujarnya.

Penulis adalah pendiri Kantor Berita Politik RMOL dan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)




Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya