Berita

Duta Besar Misi India untuk ASEAN Jayant N. Kobragade dalam acara Millet Festival 2023 yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta pada Rabu, 22 November 2023/RMOL

Dunia

Di Tengah Perubahan Iklim, Milet Bisa Memperkuat Ketahanan Pangan Global

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 14:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah tantangan perubahan iklim dan konflik keamanan, milet bisa menjadi salah satu elemen yang dapat digunakan untuk memperkuat ketahanan pangan global.

Begitu yang disampaikan Duta Besar Misi India untuk ASEAN Jayant N. Kobragade dalam acara Millet Festival 2023 yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta pada Rabu (22/11).

Milet merupakan salah satu jenis biji-bijian dengan bulir kecil dan bisa digunakan untuk bahan makanan pokok. Milet banyak dibudidayakan di negara-negara Asia Timur dan juga Asia Selatan, khususnya India.


Dubes Kobragade menyebut ketahanan pangan telah menjadi tantangan signifikan yang terus membayangi India. Pasalnya negara tersebut memiliki populasi sekitar 1,4 miliar yang harus dipenuhi segala kebutuhan pokoknya.

Oleh sebab itu, India berinisiatif mendorong salah satu sumber bahan makanan pokoknya, yakni milet agar bisa dikembangkan sebagai bahan alternatif pengganti nasi, bekerjasama sama dengan negara-negara di kawasan ASEAN.

"Milet merupakan salah satu elemen penting untuk menjamin ketahanan pangan. Kami ingin anda tahu, melihat bagaimana industri petani di India serta ASEAN dapat berkolaborasi mendorong ketahanan pangan dengan menanam milet," ujarnya setelah membuka acara Millet Festival.

Terlebih, lanjutnya, ASEAN dan India sama-sama memiliki komitmen untuk meningkatkan produksi biji-bijian guna mendorong ketahanan pasokan pangan global.

"Pada KTT ke-43 ASEAN-India, salah satu kesepakatan yang dicapai adalah inisiatif untuk ketahanan pangan. Ini mencerminkan kerjasama kita yang strategis dan komprehensif," kata Dubes Kobragade.

Ia mengaku senang dengan antusiasme para tamu undangan saat menghadiri rangkaian acara festival dan mencoba berbagai macam olahan makanan berbahan dasar milet.

"Anda dapat melihat bahwa ternyata minat terhadap milet tidak hanya datang dari India, melainkan juga masyarakat ASEAN. Tampak dari booth yang tidak hanya ditempati oleh orang India melain juga para pengusaha ASEAN," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya