Berita

Aksi penolakan gerakan mendukung Papua Merdeka/Ist

Nusantara

LSM Bergerak Satu Komando, Siap Bubarkan Gerakan Papua Merdeka 1 Desember 2023

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 11:55 WIB | LAPORAN: BUDI SIREGAR

Kecaman demi kecaman terus disuarakan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) atas rencana sekelompok mahasiswa Papua yang ingin menggelar kegiatan berlabel HUT kemerdekaan Papua Barat pada 1 Desember 2023.

Secara tegas, Dewan Pimpinan Wilayah Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (DPW Pekat IB) DIY menilai rencana mahasiswa Papua di Yogyakarta itu sama saja mendukung separatis Papua.

“Kami dengan tegas mengecam rencana tersebut yang berpotensi akan menimbulkan terganggunya Kamtibmas menjelang Pemilu 2024 di wilayah Yogyakarta dan dapat berpotensi memecah-belah NKRI,” tegas Ketua DPW Pekat IB DIY, Dani Eko Wiyono, Rabu (22/11).


Kelompok yang memperjuangkan Papua merdeka di wilayah NKRI sama saja tindakan melawan hukum. Bahkan bisa disebut sebagai perbuatan makar.

"Karena bagaimanapun, Papua secara de facto dan de jure sudah sah bagian dari NKRI,” paparnya.

Senada dengan DPW Pekat IB, Paguyuban Seksi Keamanan Kraton (Paksikaton) juga menentang segala bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Papua Barat.

“Ini jelas gerakan separatis dan harus dibubarkan. Kalau aparat tidak berani menghadapi, Paksi Katon akan berada di paling depan untuk membubarkannya,” tegas Ketua Paksikaton, Romo Suhud.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya