Berita

Petani tembakau di Boyolali dukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024/Ist

Politik

Petani Tembakau Jateng Alihkan Dukungan dari Ganjar untuk Prabowo-Gibran

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 11:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kalangan petani tembakau di Boyolali, Jawa Tengah, yang sebelumnya mendukung calon presiden Ganjar Pranowo, kini mengalihkan dukungannya untuk pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Koordinator Petani Tembakau Pendukung Ganjar, Heri Widagdo, mengatakan, pengalihan dukungan itu didasari keyakinan dengan kepemimpinan Prabowo-Gibran, program kesejahteraan rakyat era Presiden Joko Widodo bakal dilanjutkan.

"Saya yakin Prabowo-Gibran bisa menjamin program kesejahteraan untuk para petani, salah satunya dengan kartu tani yang sudah berjalan," kata Heri Widagdo dalam keterangannya, Rabu (22/11).


Soal rekam jejak, kata Heri, Prabowo memiliki pengalaman sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang mengerti seluk beluk petani. Menurutnya, Prabowo sudah memiliki kedekatan yang nyata kepada para petani.

Tidak hanya itu, lanjutnya, Prabowo sosok yang bertekad untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satu caranya yakni menjamin ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida kepada para petani.

Dari pertimbangan rekam jejak itu, Heri menegaskan, petani tembakau yang sebelumnya mendukung Ganjar, kemudian menggelar deklarasi mendukung Prabowo-Gibran.

"Pak Prabowo dan Mas Gibran adalah duet terbaik dan pilihan hati warga Boyolali," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya