Berita

Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti/Net

Politik

Selain Panja TNI-Polri, Pengamat Dorong Pansus Netralitas Pj Kepala Daerah

SELASA, 21 NOVEMBER 2023 | 18:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pembentukan Panitia Kerja (Panja) Netralitas TNI-Polri oleh DPR RI bisa menjadi langkah tepat dalam menjamin Pemilu 2024 jujur dan adil.

Pembentukan Panja Netralitas TNI-Polri dalam Pemilu 2024 bisa sebagai sebuah alarm pengingat bagi TNI-Polri," kata pengamat politik Ray Rangkuti, Selasa (21/11).

Tidak hanya Panja Netralitas TNI-Polri, Direktur Eksekutif Lingkar Madani ini juga mengusulkan agar dibentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk netralitas aparatur sipil negara (ASN) hingga Penjabat (Pj) Kepala Daerah.


"Kalau perlu (bentuk) Pansus Netralitas Aparat Penegak Hukum, Penjabat Kepala Daerah, ASN, BIN, Kepala Desa, serta perangkatnya. Jangkauan penyelenggara negara lebih luas karena lintas komisi dan menyasar banyak institusi negara," jelas Ray.

Panja Netralitas Polri, kata dia, masuk dalam domain Komisi III sebagai mitra kerja. Sementara Panja Netralitas TNI domainnya Komisi I DPR RI. Padahal, kewenangan membahas Pemilu ada di Komisi II DPR RI.

"Karena itu, tepat jika dibentuk Pansus Netralitas APH, ASN, Pj Kepala Daerah dalam Pemilu 2024 yang bisa dibahas bersama dari perwakilan berbagai komisi terkait," paparnya.

Sementara itu, pembentukan Panja Netralitas TNI-Polri disambut sejumlah anggota legislatif di Parlemen. Salah satunya disampaikan anggota Komisi I DPR RI, Junico BP Siahaan karena melihat ada dugaan ketidaknetralan aparat hukum.

"Kami melihat ada indikasi ketidaknetralan aparat negara seperti pencopotan baliho. Memang itu bukan dilakukan anggota TNI, maka kami ingin mengingatkan agar konsisten menjaga netralitas melalui Panja ini," ujar pria yang akrab disapa Nico Siahaan ini.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya