Berita

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono/Net

Politik

Hadapi Bully di Tahun Politik, Ibas: Kalau Ada yang Nyinyir, Senyumin Aja

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 22:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, mengingatkan semua kader tegar menghadapi fitnah dan bully pada proses Pemilu dan Pilpres 2024.

Dia pun menceritakan pengalaman Partai Demokrat memimpin negeri selama 10 tahun, dan 10 tahun menjadi oposisi pemerintah yang penuh cobaan.

Pernyataan itu disampaikan pria yang akrab disapa Ibas itu pada Konsolidasi Pemenangan Calon Presiden Prabowo Subianto, di Hotel Aston, Madiun, Jawa Timur, Senin (20/11).


Ribuan kader Partai Demokrat yang hadir diharapkan mampu menghadapi tantangan dan rintangan yang bakal dihadapi pada Pemilu 2024.

"Ada tantangan, ada rintangan, itu pasti. Teman-teman semua harus bisa menjadi yang terdepan," pinta Ibas.

Putra bungsu Presiden ke-6 RI itu juga mengatakan, Partai Demokrat mengalami situasi pahit dan manis selama memimpin negeri selama 10 tahun, termasuk menjadi oposisi pemerintah.

"Kita pernah merasakan 10 tahun membangun negeri, manis. Kita juga pernah merasakan 10 tahun menjadi mitra kritis pemerintah, kta tahu bagaimana difitnah, dibully, diejek termasuk dijelek-jelekkan," katanya.

Ibas pun teringat pesan Prabowo Subianto agar tak terpancing emosi saat banyak yang membully.

"Nah, saya jadi ingat pesan Capres kita, kalau ada yang begitu, yang julid, yang marah, yang nyinyir, apalagi hendak merusak moral, senyumin aja, jogetin aja, betul? Kalau perlu bilang, bro sis ngopi yuk, saranghaeo. Pilih demokrat pilih si gemoy, betul?" urainya.

"Ingat pesan Pak SBY, yang menyerah kalah, yang gigih menang," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya