Berita

Pasangan Capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar saat hadiri program talk show Mata Najwa/rep

Politik

Meski dapat Tekanan, Pasangan Amin Bantah Komunikasi dengan PDIP

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 13:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan mengakui kerap mendapat tekanan dari pihak tertentu. Namun Anies menegaskan tekanan yang diterimanya tak seberat tekanan yang dialami rakyat.

Meski sering mendapat tekanan, namun Anies membantah telah menjalin komunikasi dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk melawan tekanan dari instrumen hukum dan kekuasaan.

"Kalau saya nggak ada ya (komunikasi dengan Hasto)," singkat Anies lewat video yang dilihat Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/11).


Sementara itu Cawapres Muhaimin Iskandar membenarkan Anies kerap mendapat tekanan. Bahkan belum lama ini, Anies batal mengisi diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) karena mendapat intervensi dari pihak tertentu.

Selanjutnya soal kemungkinan membuka komunikasi dengan kubu Ganjar-Mahfud, sosok yang akrab disapa Cak Imin itu menyebut dirinya dan Anies tak pernah memutus silaturahmi.

"Pada semua kandidat jangan memutus silaturahmi, jangan memutus tali persahabatan," kata Cak Imin.

Di sela-sela konsolidasi TPN dan TPD Ganjar-Mahfud di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, pada Sabtu (18/11), Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengaku sudah membuka komunikasi dengan kubu Amin (Anies-Muhaimin).

Karena, kata dia, kubu Amin pasti merasakan adanya tekanan yang menggunakan instrumen hukum dan kekuasaan pada Pilpres 2024 mendatang.

"Dalam konteks ini kami juga membangun komunikasi dengan Amin, karena merasakan hal yang sama, sehingga inilah yang kemudian kami luruskan supaya demokrasi berada pada koridornya,” ungkap Hasto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya