Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

China Rilis Model Simulasi Sistem Bumi untuk Pelajari Perubahan Iklim

SABTU, 18 NOVEMBER 2023 | 15:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China merilis model simulasi sistem Bumi yang dirancang untuk mempelajari perubahan iklim dan memberikan bantuan untuk pencegahan dan mitigasi bencana,

Perilisan model CAS-ESM2.0 dilakukan Institut Fisika Atmosfer pada Jumat (17/11) waktu setempat, di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China pada konferensi sains pemodelan numerik sistem Bumi pertama yang diadakan di Beijing.

Sebagai model sistem Bumi pertama yang dikembangkan sendiri oleh China, model ini merupakan komponen perangkat lunak inti dari Fasilitas Simulator Numerik Sistem Bumi, salah satu proyek infrastruktur ilmu pengetahuan dan teknologi nasional yang besar di China.


CGTN melaporkan, dengan 2,7 juta baris kode program simulasi, mencakup komponen lengkap sistem iklim dan sistem eko-lingkungan, serta delapan model subsistem, termasuk sirkulasi atmosfer, sirkulasi laut, dan es laut.

"Model ini dapat digunakan untuk mengeksplorasi dan memahami hukum evolusi iklim dan lingkungan," lapor outlet tersebut.

Hal ini juga dapat digunakan untuk mempelajari mekanisme interaksi lapisan bumi, memprediksi perubahan sistem bumi di masa depan, memberikan dasar pengambilan keputusan dan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pencegahan dan mitigasi bencana, serta membantu merumuskan strategi nasional untuk menghadapi perubahan iklim di masa depan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya