Berita

Surat "Letter to America" yang ditulis Osama bin Laden viral di media sosial/Net

Dunia

Surat Osama bin Laden Viral di Amerika, Tambah Simpati untuk Palestina

JUMAT, 17 NOVEMBER 2023 | 13:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Surat yang ditulis oleh pendiri Al Qaeda, Osama bin Laden viral di media sosial, khususnya di antara warganet Amerika.

Surat berjudul "Letter to America" itu viral di TikTok sejak awal pekan ini. Surat itu ditulis oleh bin Laden setelah serangan 11 September 2001 atau 9/11.

Surat tersebut sempat diunggah oleh The Guardian, namun kemudian dihapus dengan alasan antisemit.


Dalam surat tersebut, bin Laden memberikan alasan pembenaran atas serangan 9/11. Ia menyebut Amerika telah mensponsori kekerasan terhadap umat Islam di Palestina, Somalia, Chechnya, Kashmir, dan Lebanon. Bahkan sanksi ekonomi terhadap Irak membuat banyak orang kelaparan.

Secara khusus, bin Laden mengutuk AS karena mendukung Israel dalam menduduki Palestina. Padahal hal itu melanggar hukum internasional.

Surat tersebut tampaknya mendapat banyak perhatian dari kalangan anak muda Amerika. Banyak dari mereka membenarkan pernyataan bin Laden dan lebih bersimpati pada Palestina.

Bahkan di TikTok, tagar #LettertoAmerica menjadi viral. Namun pihak TikTok dengan segera menghapus video-video yang berkaitan dengan tagar tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya