Berita

Kebersamaan Anies Baswedan dengan Susi Pudjiastuti/Net

Politik

Kepastian Susi Pudjiastuti Gabung Timnas Amin Masih Diproses

JUMAT, 17 NOVEMBER 2023 | 13:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana bergabungnya mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ke tim nasional pemenangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas Amin) masih dalam pembicaraan.

Hal ini diungkap langsung Capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat ditemui di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/11).

"Jadi kita ini dalam proses untuk penuntasan semua," ujar Anies


Capres Koalisi Perubahan yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu melanjutkan, masuk tidaknya Susi dalam Timnas Amin akan segera diumumkan.

"Begitu semua selesai baru disampaikan," jelas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Line up Timnas Amin yang telah diumumkan sebelumnya diketahui baru tim inti. Sejumlah tokoh senior nantinya akan masuk mengisi posisi sebagai Dewan Pembina, Dewan Pakar, Dewan Pengarah dan Dewan Penasihat.

Dewan Pembina terdiri dari elemen pimpinan tertinggi partai politik, sementara Dewan Pengarah gabungan unsur parpol dan pakar. Lalu Dewan pakar diisi para ahli dan profesor yang selama berkontribusi menyusun visi, misi, dan program Amin.

Kemudian Dewan Penasihat berasal dari banyak tokoh berpengaruh, yaitu ulama besar, eks panglima tinggi TNI/Polri, dan tokoh nasional dari berbagai bidang.

Adapun Kapten Timnas Amin dipimpin oleh Muhammad Syaugi Alaydrus. Dia akan dibantu 12 Co-Kapten yaitu Sudirman Said, Thomas Trikasih Lembong, Al Muzzammil Yusuf, dan Nihayatul Wafiroh.

Selanjutnya Azrul Tanjung, Nasirul Mahasim Nursalim, Leontinus Alpha Edison, Yusuf Muhammad Martak, Ki Anom Suroto, Jumhur Hidayat, Gus Maksum Langitan, dan Suyoto.

Kemudian Sekretaris Jenderal akan dipimpin oleh Novita Dewi dan Bendahara Umum Gede Widiade serta Tim Hukum Nasional, Ari Yusuf Amir.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya