Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Adhi Karya Sukses Kantongi Kontrak Baru Senilai Rp 30 Triliun, Jauh Lampaui Target

JUMAT, 17 NOVEMBER 2023 | 12:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) gencar menyasar kontrak baru. Hingga Oktoner 2023, badan usaha milik negara yang bergerak di bidang konstruksi ini mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp 30,3 triliun.

Nilai itu tumbuh 58 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp 19,1 triliun dan telah melampaui target perseroan sebesar Rp 27 triliun.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Jumat (17/11), Farid Budiyanto Corporate Secretary ADHI memaparkan bahwa kontribusi per lini bisnis perolehan kontrak baru didominasi oleh lini Engineering & Construction sebesar 92 persen, Manufaktur sebesar 3 persen, dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.


Beberapa kontrak baru tersebut adalah Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas di Tobelo dan Sumbawa, Pabrik PUSRI IIIB Palembang, Akses Jalan Jetty Kawasan Industri Terpadu Batang, dan Stadion Utama PON di Sumatera Utara.

Untuk sumber pembiayaannya 27 persen dari Pemerintah, 27 persen dari BUMN/BUMD, 13 persen dari Luar Negeri, serta Swasta & Lainnya 33 persen.

Sampai dengan akhir tahun ADHI masih akan menyasar potensi kontrak baru dengan tetap selektif sesuai kapasitas dan kemampuan yang dimiliki. 

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya