Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Naik Sekitar 30 Persen, Dana Bantuan Parpol di Jabar Jadi Rp10 Ribu Per Suara

JUMAT, 17 NOVEMBER 2023 | 04:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dana bantuan partai politik (parpol) di Jawa Barat pada 2024 resmi naik. Kenaikannya sebesar Rp2.500, dari Rp7.500 menjadi Rp10 ribu per suara.

Hal itu diketahui setelah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jabar Tahun Anggaran (TA) 2024 disahkan menjadi Perda dalam rapat paripurna yang digelar DPRD Jabar pada Rabu kemarin (16/11).

Kenaikan hibah dana parpol itu dibenarkan oleh Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Bisa dikatakan kenaikan tersebut di atas 30 persen.


"Sudah disetujui (DPRD Jabar), dari Rp7.500 menjadi Rp10 ribu," kata Bey, diwartakan Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (16/11).

Hanya saja, lanjut Bey, dana bantuan itu diberikan kepada parpol parlemen saja. Bey tidak memberikan secara detail total anggaran dana hibah dari APBD Jabar 2024 itu.

"Yang parlemen saja," ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Jabar, Daddy Rohanady, mengakui memang ada perubahan pada APBD Jabar 2024 dari Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang disepakati pada 8 September 2023. Di mana Belanja Daerah turun Rp292,4 miliar lebih menjadi Rp36.785.159.275.740.

Salah satu di antaranya adalah karena kenaikan hibah untuk bantuan keuangan parpol.

"Hal ini diakibatkan adanya beberapa hal yang berkembang sepanjang pembahasan APBD. Setidaknya ada tujuh hal yang mempengaruhi hal itu," terang Daddy.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya