Berita

Salah seorang pendiri Sage Group, Michael Kirby.

Dunia

Sage Group Lanjutkan Pembicaraan HAM Korea Utara

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 19:45 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sage Group untuk HAM Korea Utara yang dibentuk tujuh tahun lalu akan kembali menggelar pertemuan pada akhir bulan ini. Kelompok ini menilai, respon dunia internasional untuk berbagai permasalahan HAM di Korea Utara yang dikuasai Kim Jong Un masih kurang memadai.

Pertemuan akhir bulan ini diharapkan dalam melahirkan satu rancangan kebijakan yang efektif. Tidak melakukan tindakan apapun untuk menghentikan pelanggaran HAM menurut Sage Group jelas bukan pilihan.

Mantan Hakim Agung Australia, Michael Kirby, yang merupakan salah satu tokoh pendiri Sage Group atau “Grup Orang-orang Bijaksana” ini mengatakan, saat dirinya menjabat sebagai Ketua Komisi Penyelidikan HAM PBB di Korea Utara, pihaknya telah mengungkap kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan Korea Utara. Laporan itu mendapat pujian yang tinggi dari PBB dan disetujui dengan suara bulat. Namun sayangnya, tanggapan yang diberikan setelah itu tidak cukup.


Secara khusus, Kirby berulang kali menekankan bahwa tanggapan masyarakat internasional sangat mengecewakan dan berbahaya dalam situasi di mana tidak ada perbaikan yang dilaporkan dalam situasi hak asasi manusia di Korea Utara sejak laporan Comission of Inquiry (COI) of Human Rights.

“Meskipun demikian, dan meskipun kondisi di Korea Utara tidak dilaporkan membaik sejak laporan COI dibuat, reaksi komunitas global sangat mengecewakan. Ini juga berbahaya. Inilah sebabnya mengapa langkah-langkah telah diambil untuk mengumpulkan kembali The Sages Group. Taktik, strategi dan tindakan yang tepat akan dibahas. Terlalu dini untuk memprediksi hasil diskusi tersebut. Namun, demi perdamaian dan keselamatan dunia, tidak melakukan apa pun terhadap Korea Utara bukanlah suatu pilihan,” ujar Kirby seperti dikutip VOA Korea.

Sementara mantan Utusan Khusus AS untuk HAM Korea Utara Robert King yang merupakan salah seorang pendiri Sage Group berharap, pengalaman dan pengetahuan jangka panjang para anggotanya akan berdampak positif pada perencanaan kebijakan para pejabat saat ini.

Robert King mengatakan, anggota Sage Group adalah orang-orang yang memiliki pengalaman panjang dalam berurusan dengan Korea Utara.

“Karena mereka bukan orang-orang yang saat ini memegang posisi resmi pemerintah, mereka memiliki hak untuk melakukan hal tersebut dan merupakan keuntungan karena mampu memberikan perspektif jangka panjang,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan mantan Duta Besar Korea Selatan untuk Kerja Sama Internasional HAM Korea Utara, Lee Jeong-hoon.

“Saya memperoleh kekuatan dari peluncuran pemerintahan Yoon Seok-yeol yang menghargai peningkatan hak asasi manusia penduduk Korea Utara, dan berencana untuk melanjutkan kegiatan dengan mengadakan simposium di Seoul (Westin Chosun Hotel) pada tanggal 29 untuk memperbaiki situasi hak asasi manusia yang stagnan,” ujarnya berharap.

“Tanggal 17 Februari tahun depan tepat 10 tahun sejak rekomendasi (laporan akhir COI) diumumkan. Namun situasi mengenai HAM di Korea Utara justru terhenti. Karena tidak ada kemajuan, saya pikir mungkin ada area di mana anggota Sage Group dapat berkumpul kembali dan memberikan kekuatan,” demikian katanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya