Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Parlemen Denmark Godok RUU Larangan Pembakaran Al Quran

SELASA, 14 NOVEMBER 2023 | 14:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Denmar tengah menggodok Rancangan Undang Undang (RUU) yang melarang pembakaran kitab suci Al Quran. RUU ini muncul sebagai respons dari banyaknya aksi penodaan terhadap Al Quran dalam beberapa waktu terakhir.

Al Arabiya melaporkan, Parlemen Denmark dijadwalkan membuka sesi debat RUU tersebut pada Selasa (14/11).

RUU tersebut diumumkan pada akhir bulan Agustus. Tujuannya untuk mempidana tindakan pelecehan terhadap simbol keagamaan secara publik.


“RUU tersebut telah dipersempit untuk secara khusus menargetkan perlakuan tidak pantas terhadap kitab suci yang mempunyai kepentingan keagamaan yang signifikan,” kata Kementerian Kehakiman dalam sebuah pernyataan pada akhir Oktober.

Rancangan pertama RUU ini dikritik oleh beberapa pihak, termasuk politisi, artis, media, dan pakar kebebasan berpendapat. Itu lantaran RUU tersebut dinilai mirip dengan UU penistaan ??agama yang dihapus Denmark pada tahun 2017.

Jika lolos, RUU tersebut akan dimasukkan dalam bab 12 hukum pidana Denmark, yang mencakup keamanan nasional.

RUU larangan pembakaran kitab suci ini muncul sebagai respons banyaknya pelecehan terhadap Al Quran. Menurut data resmi, antara 21 Juli dan 24 Oktober tahun ini, tercatat 483 pembakaran kitab suci dan simbol di Denmark.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya