Berita

Peresmian Monumen Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso di Pekalongan Jawa Tengah, Sabtu (11/11)/Ist

Nusantara

Bersama Panglima TNI dan Kapolri, Habib Luthfi Hadiri Peresmian Monumen Jenderal Hoegeng

MINGGU, 12 NOVEMBER 2023 | 02:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Monumen Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso diresmikan di Pekalongan Jawa Tengah, Sabtu (11/11).

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Anggota Wantimpres, Muhammad Luthfi Ali Yahya (Habib Luthfi) yang mengenakan baju hitam khas brimob dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir dalam peresmian.

Di hadapan awak media, Yudo mengatakan mengapresiasi dibangunnya monumen ini. Menurut dia, sosok Hoegeng menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.  


“Saya sangat mengapresiasi pembangunan patung di Pekalongan ini, yang tentunya kita sebagai generasi penerus, dan  juga generasi yang akan datang, bisa melihat langsung sosok pak Hoegeng,” kata Yudo.

Di mata Yudo, sosok Jenderal Polisi Hoegeng yang sederhana dan bersahaja serta dekat dengan anak buah menjadi suri tauladan bagi generasi penerus.

“Saya yakin semua juga tahu sejarah perjalanan Pak Hoegeng yang memimpin dengan kesederhanaan dan bersahaja serta dekat dengan anak buah," jelas Yudo.

"tentunya ini menjadi suri tauladan bagi kami, dan menjadi patokan kami untuk para pemimpin berikutnya untuk mencontoh beliau, saya yakin menjadi sosok panutan bagi kita semuanya,” sambung dia.

Selain peresmian, dalam acara itu juga dilaksanakan bakti kesehatan, Panglima dan pemberian bantuan secara simbolis paket sembilan bahan pokok kepada masyarakat yang hadir.

Secara umum, Jenderal Polisi (Purn) Drs. Hoegeng Iman Santoso lahir di Pekalongan, 14 Oktober 1921 dan menjabat sebagai Kapolri ke-5 (1968-1971) yang sebelumnya juga pernah berkarir di Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah.

Adapun tujuan pembangunan monumen, yaitu menginspirasi keteladanan Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso sebagai Insan Bhayangkara yang jujur, sederhana dan berintegritas.

Hal ini turut menjadi keberlangsungan langkah untuk mendorong Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso sebagai pahlawan nasional.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya