Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Rentan Dihujat, Jika Ambil Alih Kepemimpinan Partai Gerindra

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 15:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Desas-desus peralihan pimpinan Partai Gerindra bakal diambil alih oleh Presiden Joko Widodo berpotensi menimbulkan hujatan.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, Jokowi sebagai Presiden ketujuh RI yang sudah menjabat dua periode harusnya tidak mengambil alih kepemimpinan partai.

"Jika Jokowi justru masuk parpol, apalagi keluar dari PDIP dan masuk Gerindra, maka Jokowi akan semakin dibully lawan politik sebagai orang yang haus kekuasaan," ujar Biran, sapaan karibnya, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/11).


Dia memandang, seharusnya Jokowi fokus menyelesaikan sisa masa jabatannya yang kurang lebih setahun lagi, agar meninggalkan legacy yang baik tidak hanya terkait infrastruktur dan kebijakan publik, tetapi juga gaya perilaku dan etika politik yang baik.

"Agar Jokowi bisa menjadi teladan dan panutan generasi selanjutnya," sambungnya menegaskan.

Khusus mengenai Pemilu Serentak 2024, pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu memandang, Jokowi tidak terjebak pada hasrat mempertahankan kekuasaan.

Apalagi, akhir-akhir ini marak isu dinasti politik Jokowi sebagai imbas pencalonan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka sebagai calon presiden (capres) Prabowo Subianto.

"Jokowi seharusnya menjembatani transisi kepemimpinan nasional kepada presiden dan wakil presiden berikutnya dengan pola dan metode yang baik, sebagaimana transisi dari SBY ke Jokowi," demikian Biran menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya